Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Sedekah Laut Pecangaan Berlangsung Khidmat, Polresta Pati Kawal Larung Sesaji 70 Perahu Nelayan

×

Sedekah Laut Pecangaan Berlangsung Khidmat, Polresta Pati Kawal Larung Sesaji 70 Perahu Nelayan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Pati – Tradisi sedekah laut atau larung sesaji kembali digelar masyarakat Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Kamis (2/7/2026). Tradisi tahunan yang menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas hasil laut itu berlangsung khidmat dengan pengamanan dari Polresta Pati sehingga seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.

Pengamanan dipimpin Wakasat Polairud Polresta Pati AKP Budi Santoso bersama personel Satpolairud, Polsek Batangan, Koramil Batangan, serta didukung Camat Batangan dan Pemerintah Desa Pecangaan. Kehadiran aparat bertujuan memastikan kegiatan masyarakat berlangsung tertib sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh peserta.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Prosesi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pecangaan. Rombongan panitia bersama aparat keamanan berangkat menuju perairan Laut Pecangaan untuk melaksanakan larung sesaji berupa satu kepala kambing yang diikuti sekitar 70 perahu nelayan tradisional.

Baca Juga :  Polres Bogor Gelar Kegiatan Jumat Curhat, Masih Mendominasi, Tampung Aspirasi Curhattan Warga Dalam Mencari Solusi

Usai prosesi larung sesaji di tengah laut, rombongan melanjutkan tahlil dan doa bersama di Punden Simbah Bada’un Sawa’un. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan ditutup dengan konsolidasi petugas.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan pihaknya menerjunkan personel beserta sarana keselamatan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.

“Pengamanan dilakukan sejak awal hingga seluruh peserta kembali ke darat. Kami ingin memastikan tradisi sedekah laut dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” kata Kompol Hendrik.

Ia menjelaskan Satpolairud menyiagakan satu unit perahu karet, life jacket, ring buoy, megaphone, serta kendaraan operasional sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila terjadi keadaan darurat di wilayah perairan.

Baca Juga :  Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

“Kami juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar, mematuhi arahan petugas, dan menggunakan perlengkapan keselamatan selama mengikuti prosesi di laut,” ujarnya.

Menurut Kompol Hendrik, sedekah laut merupakan tradisi yang telah menjadi agenda rutin masyarakat pesisir Pecangaan. Selain melestarikan budaya warisan leluhur, kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki dan hasil tangkapan laut yang menjadi sumber penghidupan para nelayan.

“Polri mendukung pelestarian tradisi budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui pengamanan yang kami lakukan, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, serta semakin mempererat kebersamaan antara masyarakat dan aparat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mengenalkan Profesi Polisi : Polres Jakarta Barat Berikan Langkah Inspiratif untuk Masa Depan Anak Bangsa

Kompol Hendrik menambahkan, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat. “Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap tertib selama pelaksanaan sedekah laut,” pungkasnya.

Mariyo

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600