Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Sebanyak 4.322 Personel Bhabinkamtibmas Polda Jateng Jalani Skrining TB Paru Sebelum Di Terjunkan Ke Masyarakat

×

Sebanyak 4.322 Personel Bhabinkamtibmas Polda Jateng Jalani Skrining TB Paru Sebelum Di Terjunkan Ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kota Semarang_HARIANESIA.COM| Polda Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TB) melalui inovasi Polda Jateng TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TB Paru terhadap seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jateng yang berlangsung pada 2 hingga 9 Juni 2026 di 35 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Polres/ta/tabes jajaran. Program yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Biddokkes Polda Jateng, fungsi Binmas, Sie Dokkes Polres, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Puskesmas setempat tersebut mencatat capaian yang sangat signifikan.

Dari total 4.666 personel Bhabinkamtibmas di wilayah Jawa Tengah, sebanyak 4.322 personel atau 92,6 persen telah menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining TB Paru.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Widjanarko, Sp.BM., MARS., FisQua menjelaskan bahwa tingginya capaian skrining tersebut menunjukkan komitmen kuat Polda Jateng dalam memastikan kesiapan personel Bhabinkamtibmas sebelum diterjunkan sebagai Tracer TB Paru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Sragen Gaungkan Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas di SD IT Al Jabar Gondang

“Capaian skrining sebesar 92,6 persen ini menunjukkan keseriusan Polda Jateng dalam membangun sistem deteksi dini yang kuat. Sebelum para Bhabinkamtibmas menjalankan tugas sebagai Tracer TB Paru, kami harus memastikan terlebih dahulu bahwa mereka berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit Tuberkulosis sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabiddokkes. Jumat (12/6)

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru dalam rangka HUT Bhayangkara ke 80 ini akan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi prioritas. Melalui skrining ini kami dapat melakukan deteksi dini, penanganan cepat, dan tindak lanjut yang tepat apabila ditemukan indikasi TB Paru,” tambahnya

Kabid Dokes menjelaskan bahwa Program Polda Jateng TOSS TB Paru merupakan inovasi yang memberdayakan Bhabinkamtibmas sebagai Tracer TB untuk membantu menemukan kasus secara dini, melakukan tracing kontak erat, memberikan edukasi kepada masyarakat, mendampingi pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, serta melaksanakan pelaporan secara terintegrasi dengan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Bersama Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang

Dengan capaian skrining yang telah mencapai lebih dari 92 persen tersebut, Polda Jateng optimistis program TOSS TB akan semakin memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di Jawa Tengah, sekaligus mendukung target nasional eliminasi TB pada tahun 2030.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa capaian skrining yang mencapai lebih dari 92 persen menunjukkan komitmen kuat Polda Jateng dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pelaksanaan skrining terhadap 4.322 Bhabinkamtibmas ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memperkuat Program Polda Jateng TOSS TB. Dengan memastikan para Bhabinkamtibmas sehat dan siap bertugas sebagai Tracer TB, kami optimistis upaya deteksi dini, edukasi, serta pendampingan masyarakat dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Kombes Pol. Artanto.

Baca Juga :  Isi Kuliah Umum di FH USU, Kadivhumas Polri Ajak Perkuat Rasa Cinta Tanah Air

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang dekat dengan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membantu pemerintah mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan Tuberkulosis.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan. Melalui sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami berharap target eliminasi TB tahun 2030 dapat tercapai serta terwujud Jawa Tengah yang lebih sehat dan produktif,” pungkasnya.

Mariyo

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600