Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Rupiah Anjlok, Prabowo Didesak: Copot Purbaya, Kembalikan Sri Mulyani!

×

Rupiah Anjlok, Prabowo Didesak: Copot Purbaya, Kembalikan Sri Mulyani!

Sebarkan artikel ini
Senator Paul Fincent Mayor mendesak reshuffle Menkeu. Nama Sri Mulyani dimunculkan. Ia juga desak Papua Barat Daya benahi pendidikan, kesehatan, ekonomi agar warga tak ke Jakarta cari sertifikat
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA_HARIANESIA.COM_ Guncangan ekonomi global bikin panas Senayan. Senator Paul Fincent Mayor terang-terangan mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi kabinet ekonomi. Sasaran tembak: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Dengan kondisi kita begini, maka saya minta Pak Prabowo segera ganti Purbaya. Kita butuh menteri yang bisa ngomong sama pasar China, pasar Rusia, pasar Amerika,” tegas Paul Fincent, Sabtu 6/6/2026.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Menurutnya, kondisi Indonesia saat ini “tidak baik-baik saja”. Kebijakan fiskal harus lebih responsif kalau mau selamat sampai 2032.

Baca Juga :  Cara Unik Siswa Penerima MBG di Jateng Request Menu dan Terima Kasih ke Prabowo

Nama Sri Mulyani Indrawati langsung ia lempar sebagai opsi pengganti. Alasannya simpel: pengalaman Sri Mulyani di Bank Dunia dan IMF bikin jejaringnya kuat di meja perundingan ekonomi global.

*Papua Barat Daya Jangan Ditinggal*
Selain gebuk kabinet, Paul Fincent juga angkat suara buat Papua Barat Daya. Provinsi baru ini ia minta jadi perhatian serius.

Baca Juga :  Habib Muchdar Assegaf : Minta APH Hukum Seberatnya Oknum Pelaku Kejahatan 363 Abubakar Assegaf & Sudah Buat Malu Para Habaib

Ia mendesak Pemprov Papua Barat Daya fokus ke 3 program utama: pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi khusus. Tiga pilar itu harus jadi fondasi biar provinsi baru nggak jalan di tempat.

“Kenapa banyak begal? Karena pendidikan. Kalau pendidikan kuat, mereka bisa dapat fasilitas dan kerja,” sentil Paul Fincent.

Ia menambahkan, pembangunan ekonomi khusus harus diprioritaskan. Tujuannya biar warga Papua Barat Daya dapat sertifikasi tanpa harus jauh-jauh datang ke Jakarta. Mandiri, nggak tergantung pusat lagi. Pungkasnya.

Baca Juga :  Pesta Rakyat FERADI WPI Berbagi Kebaikan, Siapkan Doorprize, Santap Malam dan Konsultasi Hukum Gratis

Hingga berita ini naik cetak, Istana, Kementerian Keuangan, dan Pemprov Papua Barat Daya belum buka suara soal desakan senator tersebut.

Dwi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600