Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Polri Adopsi Kurikulum OBE dan Berbasis AI dalam Pendidikan Bintara SPKT 2026

×

Polri Adopsi Kurikulum OBE dan Berbasis AI dalam Pendidikan Bintara SPKT 2026

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

BANDUNG_HARIANESIA.COM_ Menindaklanjuti amanat Pasal 29A Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga UU Kepolisian RI serta rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Polda Jawa Barat beserta jajaran lembaga pendidikan Polri resmi menerapkan metode pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dalam Pendidikan Pembentukan Bintara SPKT TA 2026.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri dalam Upacara Pembukaan Diktukba SPKT TA 2026. Menurutnya, sistem OBE menggeser fokus pendidikan dari sekadar pemenuhan jam pelajaran menjadi penguasaan kompetensi riil siswa di lapangan.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Kurikulum OBE memastikan setiap lulusan tidak sekadar menghafal teori, tetapi benar-benar terampil, berpikir analitis (analytical thinking), serta mampu memanfaatkan teknologi kepolisian berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat,” jelas Wakapolda Jabar, Senin (20/7/2026)

Baca Juga :  Operasi Antik 2025, Polres Bulukumba Amankan 13 Pelaku Termasuk 3 TO

Metode pembelajaran OBE mencakup beberapa tahapan terstruktur, yakni kemampuan Analitis dimana pembelajaran diawali dengan studi mandiri, ceramah kelas, hingga diskusi kritis berbasis peraturan perundang- undangan.

Pemanfaatan AI, bagian dari Penggunaan teknologi kepolisian berbasis kecerdasan buatan untuk pengolahan informasi dan data laporan masyarakat secara cepat.

Evaluasi Berbasis Masalah mencakup penilaian menggunakan instrumen soal esai dan studi kasus yang selaras dengan profil lulusan profesional.

Baca Juga :  Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan Modus Ganjal ATM

Selain adopsi teknologi dan metode modern, tema pendidikan tahun ini menekankan pada pembentukan moral dan literasi untuk mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, khususnya pada program kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

“Kewenangan kepolisian yang tidak disertai moral dan integritas dapat berubah menjadi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) yang menciderai kepercayaan masyarakat. Karena itu, literasi digital dan ketajaman moral menjadi fondasi utama,” pungkas Wakapolda Jabar.

Baca Juga :  Ramadan Jadi Momentum, Kapolda Kaltim Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers

 

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Lepi

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600