Semarang_HARIANESIA.COM_ Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran serta pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, jajaran Polrestabes Semarang melalui Polsek jajaran melakukan penyekatan dan pembatasan operasional angkutan barang bersumbu tiga atau lebih di sejumlah pintu masuk Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang meningkat selama periode arus mudik. Penyekatan dilakukan dengan melakukan penertiban serta sosialisasi kepada para pengemudi angkutan barang terkait ketentuan pembatasan operasional kendaraan berat.
Pembatasan ini mengacu pada kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 854 Tahun 2026 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang selama masa mudik Lebaran yang berlaku mulai 13 hingga 19 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pengemudi agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kasihumas Polrestabes Semarang, Agung Setiyo Budi, menjelaskan bahwa penyekatan terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan ruang bagi kendaraan pemudik agar perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan tertib.
Selain penertiban, petugas juga mengingatkan para pengemudi angkutan barang untuk tidak berhenti atau beristirahat di bahu jalan, terutama di jalur utama maupun ruas tol, karena dapat membahayakan keselamatan serta berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas.
“Pembatasan operasional ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mengurangi potensi kemacetan. Kami mengimbau kepada para pengemudi agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak beristirahat di bahu jalan. Manfaatkan rest area atau tempat istirahat yang telah disediakan,” ujar Agung Setiyo Budi.
Selama kegiatan penyekatan dan penertiban berlangsung, situasi di wilayah hukum Polrestabes Semarang terpantau aman, tertib, dan terkendali dengan dukungan personel kepolisian yang terus melakukan pemantauan serta pengaturan arus lalu lintas di lapangan.
Mariyo
