TNI-POLRI

Polisi Sang Penolong Hadir di Jalan, Patroli Presisi Samapta Polres Sragen Bagikan Bendera Merah Putih

SRAGEN – Semangat kemerdekaan terasa semakin kuat di jalanan Kabupaten Sragen. Bukan hanya mengawal keamanan dan ketertiban, personel Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Sragen turun langsung menyapa masyarakat sekaligus membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna jalan, Sabtu (15/8/2026).

Mengusung semangat “Polisi Sang Penolong”, kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Samapta Polres Sragen Iptu Ilham Nur Syamsu bersama personel Patroli Presisi.

Polisi menghentikan sejumlah pengguna jalan secara humanis untuk menyerahkan Bendera Merah Putih sebagai bagian dari ajakan menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Suasana hangat terlihat ketika bendera diberikan kepada beragam lapisan masyarakat. Mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil pribadi, sopir angkutan, pedagang yang melintas, hingga warga yang tengah beraktivitas di sekitar ruas jalan.

Tak sedikit anak-anak yang ikut berada di kendaraan orang tuanya tampak antusias ketika menerima bendera. Dengan senyum dan wajah penuh kegembiraan, mereka membawa pulang simbol Merah Putih yang terpasang dan berkibar di kendaraanya.

Di tengah aktivitas lalu lintas yang dinamis, personel Samapta tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Setiap pengguna jalan yang ditemui tidak hanya menerima bendera, tetapi juga diajak bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan suasana kondusif menjelang perayaan kemerdekaan.

Kasat Samapta Polres Sragen AKP Supriyanto, mewakili Kapolres Sragen, mengatakan pembagian bendera merupakan wujud nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Polisi tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kegembiraan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Merah Putih dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air,” ujar AKP Supriyanto.

Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara polisi dengan masyarakat.

Kehadiran Patroli Presisi di jalan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan suasana yang lebih dekat dan humanis.

Sementara itu, Iptu Ilham Nur Syamsu menegaskan bahwa kegiatan tersebut dikemas secara sederhana namun memiliki pesan kuat.
“Bendera Merah Putih yang kami bagikan adalah simbol persatuan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi hadir bersama mereka, menyapa, membantu dan mengajak menjaga semangat kebersamaan,” katanya.

Pembagian bendera juga menyasar berbagai elemen masyarakat, termasuk pekerja, pelajar, pengemudi ojek, pedagang, pengendara perempuan, keluarga yang bepergian, hingga masyarakat yang sedang melakukan perjalanan melintasi wilayah Sragen.

Senyum warga saat menerima bendera menjadi pemandangan tersendiri. Sejenak aktivitas di jalan berubah menjadi ruang interaksi antara polisi dan masyarakat.

Mariyo

Exit mobile version