PATI – Polresta Pati menggelar kegiatan Salat Subuh Berjamaah Keliling secara serentak di seluruh jajaran polsek, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Di wilayah Kecamatan Batangan, kegiatan Safari Subuh putaran kedua dipusatkan di Masjid Baitul Muhtadin, Desa Jembangan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 03.30 hingga 06.00 WIB tersebut dipimpin Wakapolresta Pati AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K., M.I.K., serta diikuti unsur pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, jamaah masjid, dan anggota Polsek Batangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polresta Pati Kompol Joko Waluyono, S.H., M.H., Kasat Polairud Kompol Ali Mahmudi, S.H., Kapolsek Batangan AKP Muhamad Setiawan, S.Pd., Camat Batangan Sujono, S.H., M.M., Danramil Batangan Kapten Suyani, Kepala Desa Jembangan Padang Jumadi, Ketua Takmir Masjid Baitul Muhtadin Irham, tokoh agama Desa Jembangan, serta jamaah Salat Subuh dan anggota Polsek Batangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah bersama warga masyarakat, dilanjutkan tausiah keagamaan dan doa bersama. Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengatakan, kegiatan Salat Subuh Berjamaah Keliling yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran polsek merupakan bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan silaturahmi.
“Melalui kegiatan Salat Subuh berjamaah ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran anggota di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian,” ujar Kombes Pol Sigit.
Menurutnya, masjid dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membangun komunikasi yang positif antara kepolisian dan warga. Karena itu, kegiatan Safari Subuh juga dimanfaatkan sebagai sarana dialog langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat, mendengarkan masukan warga, serta mengetahui berbagai situasi dan permasalahan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan menjaga kerukunan. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan keagamaan diharapkan membawa dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. Kami juga ingin masyarakat merasa nyaman menyampaikan aspirasi dan persoalan yang dihadapi,” jelasnya.
Kombes Sigit menegaskan, pelaksanaan kegiatan secara serentak di jajaran polsek menjadi kesempatan bagi personel kepolisian untuk lebih dekat dengan warga di wilayah tugas masing-masing. Melalui interaksi langsung, polisi dapat mendengar aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis dan persuasif.
“Anggota kami harus terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengarkan aspirasi warga, jaga sikap, dan berikan pelayanan secara humanis. Kepercayaan masyarakat merupakan hal penting yang harus dijaga melalui tindakan nyata,” tegasnya.
Dalam kegiatan Safari Subuh putaran kedua di Kecamatan Batangan tersebut, Wakapolresta Pati AKBP Ardyan Ukie Hercahyo juga menyerahkan cendera mata berupa mimbar kayu kepada pihak Takmir Masjid Baitul Muhtadin. Penyerahan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta upaya mempererat hubungan antara Polri, pengurus masjid, dan masyarakat setempat.
Kombes Sigit juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian saja, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan unsur TNI.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Dengan kerja sama yang baik, situasi Kabupaten Pati dapat terus terjaga,” imbuhnya.
Selain itu, Kombes Sigit mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diminta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah masyarakat.
“Jangan mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. Mari kita jaga persatuan, kedamaian, dan suasana yang kondusif. Apabila ada persoalan, utamakan komunikasi dan sampaikan melalui jalur yang tepat,” katanya.
Ia berharap kegiatan Safari Subuh dapat terus menjadi agenda rutin yang memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Melalui ibadah bersama, dialog publik, dan penyerapan aspirasi secara langsung, kepolisian diharapkan semakin memahami kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.
“Kami ingin Polri selalu hadir sebagai mitra masyarakat. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Pati agar tetap aman, damai, dan harmonis. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian juga dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110,” pungkasnya.
(Humas Resta Pati)
Mariyo
