Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Pesan Ketua Umum Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia Untuk Rakyat Indonesia

×

Pesan Ketua Umum Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia Untuk Rakyat Indonesia

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Jakarta – Dalam momentum 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Umum Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia, Ary Lestari, S.E., M.Han., mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi sebagai tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan, kedaulatan, dan masa depan bangsa di tengah perkembangan teknologi digital.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para Pahlawan dan para Pendahulu Bangsa. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan cara yang sesuai dengan tantangan zaman. Salah satunya adalah menjaga persatuan Indonesia di tengah derasnya arus informasi dan berbagai ancaman di ruang digital, ungkap ary 17 Agustus 2026.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Perkembangan teknologi telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Namun, di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan tantangan baru yang dapat mengancam persatuan bangsa, seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, provokasi, cyber bullying, penipuan digital, radikalisme digital, serta berbagai konten yang dapat memicu konflik dan perpecahan Rakyat Indonesia. Karena itu, Bela Negara di era digital bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, POLRI dan Pemerintah. Bela Negara adalah tanggung jawab seluruh Warga Negara Indonesia.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek CSR Polres Bogor Giat Cooling Sistem Monitoring Kontrol Siskamling Warga Binaan Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kriminalitas Dibulan Suci Ramadhan

Bela Negara tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan di medan perang. Pada masa kini, Bela Negara juga dapat diwujudkan melalui sikap bijak dalam menggunakan teknologi, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menggunakan teknologi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

“Satu unggahan dapat menjangkau jutaan orang. Karena itu, setiap kata, gambar, video dan informasi yang kita sebarkan harus kita pertanggungjawabkan. Jangan sampai jari kita menjadi alat untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan. Mari kita jadikan ruang digital sebagai ruang untuk membangun persatuan, menyebarkan inspirasi dan memperkuat Indonesia.”

Ary Lestari juga mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

“Jangan biarkan algoritma menentukan siapa yang harus kita benci. Jangan biarkan perbedaan membuat kita saling menjauh. Jangan biarkan ruang digital menjadi tempat yang memecah persaudaraan kita sebagai bangsa Indonesia.”

Baca Juga :  Tengah Malam, Kapolres Wonogiri Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Kusuma Bangsa

Menurutnya, perbedaan merupakan bagian dari kekuatan Indonesia. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, daerah, pilihan, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

Indonesia dibangun bukan karena kita semua sama, tetapi karena para pendiri bangsa memilih untuk bersatu dalam keberagaman.

Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus hidup, bukan hanya dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga di ruang digital.
Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk bersama-sama membangun budaya digital yang sehat, cerdas, santun, kritis dan bertanggung jawab.
Mari kita gunakan teknologi untuk menyatukan, bukan memecah.

Mari kita gunakan media sosial untuk menginspirasi, bukan memprovokasi.
Mari kita gunakan kecerdasan untuk membangun, bukan memperdaya.
Mari kita jadikan kemajuan teknologi sebagai kekuatan untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Polrtestabes Bandung Terus GEnjot Program Polri di Bidang Ketahanan Pangan

Indonesia membutuhkan masyarakat yang tidak hanya maju secara teknologi dan ekonomi, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, integritas, kepedulian sosial, toleransi, gotong royong dan semangat persatuan.

“Indonesia Emas 2045 bukan hanya cita-cita generasi muda. Indonesia Emas adalah tanggung jawab kita semua. Dari orang tua kepada anak-anak, dari generasi sekarang kepada generasi berikutnya, kita memiliki tanggung jawab untuk mewariskan Indonesia yang aman, bersatu, berdaulat, adil, makmur, dan bermartabat.”

Mari kita buktikan bahwa masyarakat Indonesia mampu menjadi masyarakat digital yang cerdas dan beradab.

Mari kita berhenti menjadi bagian dari masalah dan mulai menjadi bagian dari solusi.
Mari kita jaga Indonesia bukan hanya dengan apa yang kita lakukan di dunia nyata, tetapi juga dengan apa yang kita lakukan di dunia digital.
Karena Bela Negara adalah sikap nyata setiap warga negara untuk mencintai, menjaga, dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

“Jaga persatuan. Jaga ruang digital. Jaga sesama. Jaga Indonesia.”

Dwi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600