Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berkunjung ke Indonesia dan bertemu Presiden RI Prabowo Subianto. Pertemuan berlangsung pada Sabtu (17/10) malam di kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat, dan menjadi momen penting menjelang berakhirnya masa jabatan Guterres sebagai Sekjen PBB pada Desember 2026.
Kunjungan ini bukan pertemuan pertama keduanya. Sebelumnya, Prabowo dan Guterres berjumpa dalam pertemuan bilateral usai Prabowo menyampaikan pidato pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada Senin, 22 September 2025.
Berdasarkan keterangan Biro Pers Istana, Minggu (18/10), rangkaian kunjungan Guterres ke Hambalang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Berikut hal-hal yang diketahui tentang pertemuan kedua pemimpin tersebut.
Penyambutan Hangat di Hambalang
Prabowo menyambut langsung kedatangan Guterres di Hambalang. Presiden menyambut tamunya begitu ia turun dari kendaraan.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan bersahabat, mencerminkan kedekatan hubungan kedua pemimpin. Setelah itu, keduanya berjalan menuju pendopo untuk melaksanakan sesi foto bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Guterres juga disambut oleh anak-anak yang mengenakan pakaian adat nasional. Kehadiran mereka menambah suasana hangat dalam rangkaian penyambutan tamu negara tersebut.
Pertemuan Bilateral dan Isu Strategis
Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Guterres melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing.
Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB.
Selain itu, pertemuan menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, serta penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral.
Indonesia dan PBB memiliki sejarah panjang kerja sama, termasuk peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia, sehingga pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas global.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Prabowo
Guterres mengapresiasi kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia, serta langkah nyata Indonesia dalam membantu rakyat Palestina.
Apresiasi tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu aktor penting dalam diplomasi multilateral, khususnya terkait isu Palestina yang menjadi perhatian utama Guterres selama menjabat.
Bermalam di Hambalang dan Pamit Jelang Purna
Sesuai jadwal, Guterres bermalam di kediaman Hambalang milik Presiden Prabowo usai rangkaian pertemuan. Dalam kesempatan ini, Guterres juga berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen PBB pada Desember 2026 nanti.
Momen pamitan itu menandai salah satu kunjungan terakhir Guterres ke Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal PBB.
- Pertemuan Prabowo dan Guterres berlangsung pada Sabtu (17/10) malam di Hambalang.
- Agenda mencakup penyambutan, pertemuan bilateral, dan pembahasan isu strategis serta kerja sama multilateral.
- Guterres berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen PBB pada Desember 2026.
Dari Rio de Janeiro, New York, hingga Hambalang
Pertemuan di Hambalang menjadi bagian dari rangkaian dialog panjang kedua pemimpin. Dari Rio de Janeiro, New York, hingga Hambalang, komunikasi antara Prabowo dan Guterres mencerminkan pentingnya kemitraan Indonesia dan PBB.
Kemitraan itu terutama diarahkan untuk memperjuangkan perdamaian, menjaga stabilitas, serta memperkuat penyelesaian persoalan global melalui kerja sama multilateral.
Dengan latar belakang tersebut, kunjungan Guterres ke Indonesia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia dalam diplomasi internasional.
Pertanyaan Umum
Kapan pertemuan Prabowo dan Guterres berlangsung?
Pertemuan berlangsung pada Sabtu (17/10) malam di kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat.
Apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut?
Keduanya membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Mengapa Guterres mengapresiasi Prabowo?
Guterres mengapresiasi kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Prabowo, termasuk langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina dan usaha melaksanakan ketertiban dunia.
Sumber: DW (Indonesia)




















