Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Pelajar di Demak Tewas Ditikam, Polisi Dalami Dugaan Duel dari Media Sosial

×

Pelajar di Demak Tewas Ditikam, Polisi Dalami Dugaan Duel dari Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

DEMAK – Polisi masih menyelidiki kematian seorang pelajar berinisial MS (15) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Korban meninggal setelah mengalami luka tusukan pada bagian dada yang diduga akibat senjata tajam.

Korban yang merupakan pelajar MA Annur Bakalrejo, Kecamatan Guntur, sempat dibawa ke Charlie Hospital Karangtengah pada Rabu (9/9/2026). Saat itu, korban diantar oleh dua orang yang menyebut korban mengalami kecelakaan.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Namun, hasil pemeriksaan dokter menemukan adanya kejanggalan pada luka yang dialami korban. Luka pada bagian dada dinilai tidak sesuai dengan luka akibat kecelakaan, melainkan mengarah pada luka akibat benda tajam.

Baca Juga :  Hidupkan Karakter Mobile Legends di De Tjolomadoe, Kompetisi Cosplay Bakal Jadi Keseruan Baru di Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 pada Akhir Pekan Ini

Pihak rumah sakit kemudian melaporkan temuan tersebut kepada polisi. Petugas Polsek Karangtengah selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian yang sebenarnya.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Dokter jaga curiga karena luka pada korban tidak menggambarkan sebuah kecelakaan, tetapi akibat senjata tajam,” ujar Rudi, Kamis (10/9/2026).

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk dilakukan autopsi.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Pimpin Langsung Upacara Pemberian Penghargaan Personil Polres Bogor Dan Polresta Bogor Kota, Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Sekaligus Peresmian Gedung Pelayanan Publik & Rusun Polres Bogor

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan luka pada bagian dada cukup dalam hingga menembus organ dalam, termasuk jantung. Luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua orang yang mengantar korban ke rumah sakit. Penyidik juga mendalami informasi mengenai dugaan tantangan duel yang sebelumnya beredar melalui media sosial.

Dugaan sementara, peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok. Polisi masih berupaya mengungkap bagaimana kedua kelompok tersebut berkomunikasi, kapan mereka bertemu, serta lokasi terjadinya dugaan duel.

Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan barang bukti berupa senjata tajam jenis sabit atau celurit dalam kondisi patah di lokasi yang diduga berkaitan dengan kejadian. Sementara senjata yang diduga digunakan pihak lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Kunjungi Kodim 0719/Jepara, Kapolres: Bukti Nyata TNI-Polri di Jepara Makin Solid

Rudi mengatakan, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain untuk memastikan rangkaian kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami masih mendalami keterangan para saksi, termasuk informasi terkait tantangan melalui media sosial, waktu dan lokasi kejadian, serta senjata yang digunakan. Penyidik masih bekerja untuk mengungkap secara utuh peristiwa ini,” kata Rudi.

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600