Harianesia – 13 Juni 2026 | Kamu pasti pernah mendengar istilah FOMO atau Fear of Missing Out. FOMO adalah rasa takut tertinggal atau ketinggalan tren gaya hidup yang sedang happening. Ternyata, FOMO juga menjadi sorotan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena banyaknya penggunaan Pay Later di kalangan Gen Z.
Apa itu FOMO?
FOMO adalah fenomena di mana seseorang merasa takut tertinggal atau ketinggalan tren gaya hidup yang sedang populer. Hal ini dapat disebabkan oleh pengaruh media sosial, lingkungan pertemanan, atau bahkan iklan yang membuat kita merasa harus memiliki sesuatu yangbaru dan trendy.
Menurut Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, FOMO dapat memicu kebiasaan menghabiskan uang secara impulsif atau yang dikenal dengan istilah doom spending. Hal ini terjadi karena banyak orang yang merasa perlu membeli sesuatu yang baru dan trendy untuk tetap terlihat keren dan tidak ketinggalan zaman.
Bagaimana FOMO Memengaruhi Keuangan?
FOMO dapat memengaruhi keuangan kita karena kita cenderung membeli sesuatu yang tidak perlu hanya untuk tetap terlihat trendy. Hal ini dapat menyebabkan kita menghabiskan uang secara berlebihan dan tidak bijak. Selain itu, FOMO juga dapat membuat kita merasa stres dan tidak puas dengan apa yang kita miliki saat ini.
Menurut data OJK, jumlah pengguna pinjaman daring hampir mencapai 8 juta orang. Ini menunjukkan bahwa banyak orang yang menggunakan pinjaman daring untuk membiayai gaya hidup mereka. Namun, perlu diingat bahwa pinjaman daring juga dapat memiliki risiko yang tinggi jika tidak digunakan dengan bijak.
Apa yang Dapat Dilakukan?
Untuk mengatasi FOMO dan mengelola keuangan dengan bijak, kita perlu memiliki kesadaran yang tinggi tentang keuangan kita. Berikut beberapa tips yang dapat membantu:
- Buat anggaran yang realistis dan patuhi
- Simpan uang secara teratur
- Hindari membeli sesuatu yang tidak perlu
- Gunakan pinjaman daring dengan bijak
Dengan memiliki kesadaran yang tinggi tentang keuangan kita, kita dapat mengelola keuangan dengan bijak dan menghindari FOMO yang dapat memengaruhi keuangan kita.
Kesimpulan
FOMO dapat memengaruhi keuangan kita jika tidak diatasi dengan bijak. Oleh karena itu, kita perlu memiliki kesadaran yang tinggi tentang keuangan kita dan mengelola keuangan dengan bijak. Dengan demikian, kita dapat menghindari FOMO dan memiliki keuangan yang sehat.
FAQ
Apa itu FOMO?
FOMO adalah fenomena di mana seseorang merasa takut tertinggal atau ketinggalan tren gaya hidup yang sedang populer.
Bagaimana FOMO memengaruhi keuangan?
FOMO dapat memengaruhi keuangan kita karena kita cenderung membeli sesuatu yang tidak perlu hanya untuk tetap terlihat trendy.
Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi FOMO?
Untuk mengatasi FOMO, kita perlu memiliki kesadaran yang tinggi tentang keuangan kita dan mengelola keuangan dengan bijak.
Bagaimana cara mengelola keuangan dengan bijak?
Cara mengelola keuangan dengan bijak adalah dengan membuat anggaran yang realistis, menyimpan uang secara teratur, dan menghindari membeli sesuatu yang tidak perlu.
Apa yang perlu dilakukan jika saya memiliki utang?
Jika Anda memiliki utang, sebaiknya Anda membuat rencana untuk membayar utang tersebut dan menghubungi kreditur untuk membahas rencana pembayaran.
