Ekonomi

Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Naik, Apakah Lebih Mahal dari Negara ASEAN Lain?

Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Naik, Apakah Lebih Mahal dari Negara ASEAN Lain?
Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Naik, Apakah Lebih Mahal dari Negara ASEAN Lain?

Harianesia – 22 Juni 2026 | Gejolak geopolitik global dan fluktuasi harga minyak mentah dunia kembali memicu penyesuaian kebijakan energi di dalam negeri. PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, secara resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tanah air pada hari Rabu (10/6/2026). Kini Pertamax (RON 92) dijual dengan harga Rp 16.250 per liter dari sebelumnya hanya Rp 12.300 per liter. Sementara Pertamax Green (RON 95) melonjak dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter, yang berarti terdapat kisaran kenaikan harga lebih dari 30 persen.

Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN

Kamu mungkin penasaran, apakah harga BBM di Indonesia lebih mahal dari negara-negara ASEAN lain? Berdasarkan data teraktual, Singapura menjadi yang termahal di Asia Tenggara karena seluruh produk dijual mengikuti harga pasar internasional tanpa subsidi. Di jaringan ritel seperti ESSO dan Shell, RON 92 dijual seharga S$ 3,43 (Rp 47.746 per liter), RON 95 senilai S$ 3,46 (Rp 48.163 per liter), RON 98 mencapai S$ 3,98 (Rp 55.402 per liter), serta varian premium dan diesel berada di rentang S$ 4,20 hingga S$ 4,37 (sekitar Rp 58.464 – Rp 60.830 per liter).

Myanmar menetapkan harga bensin jenis Octane 92 di kisaran Rp 37.000 – Rp 40.000 per liter, Octane 95 pada angka Rp 37.700 – Rp 40.700 per liter, dan produk diesel sekitar Rp 36.300 – Rp 41.200 per liter. Sementara itu, Laos mematok varian bensin Gasoline 95 pada kisaran 38.940 – 39.930 KIP atau setara Rp 31.500 – Rp 32.300 per liter, sedangkan bahan bakar diesel dilepas pada harga 47.600 – 48.590 KIP atau setara Rp 38.600 – Rp 39.400 per liter.

Kesimpulan

Penyesuaian harga BBM di Indonesia ini dipicu oleh dinamika makro ekonomi internasional yang bergerak fluktuatif belakangan ini. VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan, menjelaskan bahwa harga BBM RON 92 di pasar internasional saat ini sudah berada pada kisaran sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu per liternya, yang menjadi salah satu alasan kenaikan harga Pertamax per hari ini.

FAQ

Apa yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia?
Harga BBM di Indonesia dipengaruhi oleh dinamika makro ekonomi internasional, termasuk fluktuasi harga minyak mentah dunia dan eskalasi konflik geopolitik.

Bagaimana perbandingan harga BBM di Indonesia dengan negara ASEAN lain?
Harga BBM di Indonesia masih bersaing dalam kelompok menengah bawah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain, seperti Singapura, Myanmar, dan Laos.

Apa yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kenaikan harga BBM?
Pemerintah telah menaikkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 untuk mengatasi kenaikan biaya energi dunia.

Apakah harga BBM di Indonesia akan terus naik?
Harga BBM di Indonesia dapat terus naik jika dinamika makro ekonomi internasional terus bergerak fluktuatif.

Bagaimana cara menghemat biaya BBM?
Kamu bisa menghemat biaya BBM dengan mengoptimalkan penggunaan kendaraan, memilih rute yang lebih efisien, dan melakukan perawatan kendaraan secara teratur.

Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Exit mobile version