Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Operasi Tertunda, Balita 19 Bulan Penderita Meningitis dan Thalasemia Mayor Butuh Perhatian

×

Operasi Tertunda, Balita 19 Bulan Penderita Meningitis dan Thalasemia Mayor Butuh Perhatian

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Jakarta_HARIANESIA.COM_16 Agustus 2026 Qonita Chaerunisa, balita berusia 19 bulan yang tinggal di kawasan Tegal Parang Utara, Jakarta Selatan, tengah menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Qonita diketahui menderita meningitis atau radang selaput otak serta thalasemia mayor.

Berdasarkan keterangan keluarga, dokter spesialis telah menjadwalkan tindakan operasi terhadap Qonita pada 20 Agustus 2026. Namun, rencana tersebut hingga kini menghadapi kendala pembiayaan sehingga keluarga berharap adanya solusi agar penanganan medis Qonita dapat segera terlaksana.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Qonita saat ini tinggal bersama ibunya, Mutiah May Muharammi, yang merupakan seorang ibu tunggal. Dalam kesehariannya, Mutiah berusaha memenuhi kebutuhan hidup sekaligus merawat putrinya dengan berjualan gorengan secara titipan di warung milik tetangga.

Baca Juga :  Tutup Akses Klarifikasi Proyek Rp118 Juta, Lurah Pabuaran Diduga Bungkam dan Tidak Transparan: Wartawan Justru Diblokir

Dengan kondisi tersebut, beban yang dihadapi keluarga pun tidak ringan. Mutiah mengaku sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak-pihak yang dapat membantu agar pengobatan putrinya tidak kembali terkendala.

“Saya pasrah. Saya tidak tega melihat anak saya kesakitan, tetapi operasi harus menunggu karena kami terkendala biaya,” ujar Mutiah dengan suara terbata.

Baca Juga :  Tim Sembilan Kejaksaan Agung Dalami Dugaan TPPU FA, Tujuh Saksi Diperiksa untuk Perkuat Pembuktian

Ia berharap masih ada pihak yang peduli dan dapat membantu keluarganya, terutama agar Qonita memperoleh penanganan medis sesuai kebutuhan dan jadwal yang telah ditentukan oleh dokter.

Kondisi Qonita menjadi perhatian karena penanganan medis terhadap anak dengan kondisi kesehatan serius membutuhkan koordinasi dan dukungan yang tepat. Keluarga pun berharap ada jalan keluar sehingga rencana tindakan pada 20 Agustus 2026 dapat terlaksana sesuai pertimbangan medis.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke-7, FWJ Indonesia Lantik Pengurus Baru Periode 2026-2029

(Herman)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600