Arsenal memulai perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027 dengan bertandang ke markas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Laga pembuka fase grup ini menjadi ujian penting bagi armada asuhan Mikel Arteta yang berambisi mengakhiri penantian panjang meraih trofi tertinggi antarklub Eropa. Kepercayaan diri tim tamu berada pada titik optimal menyusul performa gemilang di kompetisi domestik sejak awal musim.
Musim lalu menjadi tonggak sejarah baru ketika The Gunners menyudahi dahaga gelar Liga Primer Inggris selama 22 tahun. Kendati demikian, kekecewaan mendalam masih dirasakan setelah mereka takluk secara dramatis dari Paris Saint-Germain lewat adu penalti pada final di Budapest yang berkesudahan 1-1. Pengalaman pahit tersebut kini dijadikan bahan bakar utama untuk melangkah lebih mantap menuju partai puncak berikutnya di Madrid.
Modal Positif dan Ambisi Besar Arsenal
Langkah Arsenal pada awal musim 2026/2027 berjalan nyaris tanpa cela di kompetisi domestik. Mereka berhasil mengamankan gelar Community Shield usai menundukkan Manchester City, sekaligus menyapu bersih seluruh laga awal di liga. Kemenangan prestisius atas rival sekota Chelsea beberapa hari lalu semakin mempertegas konsistensi permainan mereka.
Arteta menyadari atmosfer Naples selalu menghadirkan atmosfer menantang bagi tim tamu mana pun. Pelatih asal Spanyol itu secara khusus meminta skuadnya menunjukkan performa terbaik sejak menit awal laga.
“Saya sangat bersemangat. Kami tahu apa arti kompetisi ini bagi kita semua, termasuk pengalaman tahun lalu. Kami harus memulai dengan baik pada pertandingan pertama di tempat yang sangat sulit.”
— Mikel Arteta
Bagi Arteta, meraih poin penuh pada laga tandang pertama akan sangat krusial bagi posisi tawar tim di fase grup. Konsentrasi penuh tanpa kompromi dipandang sebagai kunci utama untuk meredam tekanan tuan rumah.
Tantangan Transisi Napoli Bersama Massimiliano Allegri
Di kubu tuan rumah, Napoli menatap kompetisi Eropa dengan nahkoda baru setelah pergantian posisi pelatih kepala. Setelah membawa Napoli finis sebagai runner-up Serie A musim lalu, Antonio Conte digantikan oleh Massimiliano Allegri. Pelatih sarat pengalaman tersebut kini memimpin ambisi Napoli untuk berbicara banyak di level kontinental.
Namun, transisi di bawah arahan Allegri masih menemui jalan terjal pada awal kompetisi domestik Italia. Napoli baru mengemas satu kemenangan dan menelan dua kekalahan beruntun di pentas Serie A. Kekalahan terakhir dari Inter Milan menjadi alarm bahaya yang memaksa mereka segera berbenah sebelum menjamu wakil Inggris.
Allegri menyadari posisi Arsenal yang lebih difavoritkan dalam duel kali ini. Kendati demikian, ia menuntut pasukannya tidak gentar dan tetap bertarung maksimal di hadapan publik sendiri.
“Setiap pertandingan dimulai dengan skor 0-0, tetapi jelas Arsenal adalah favorit. Kami perlu menunjukkan kekuatan dan kemampuan untuk bersaing.”
— Massimiliano Allegri
Allegri menegaskan bahwa Napoli harus menjalani persaingan fase grup secara bertahap dengan membidik poin sebanyak mungkin di setiap laga. Pendekatan realistis tersebut dipandang penting demi menjaga asa melaju ke fase gugur.
Kondisi Skuad dan Absensi Pemain Kunci
Kekuatan kedua tim pada laga ini tereduksi oleh masalah kebugaran sejumlah pilar utama. Rotasi taktik dan adaptasi komposisi pemain menjadi keharusan bagi kedua juru taktik.
Situasi ketersediaan pemain dari kedua kubu meliputi beberapa aspek krusial berikut:
- Frank Anguissa dipastikan absen membela lini tengah Napoli akibat cedera.
- Scott McTominay masih terus dipantau kondisinya setelah sempat menepi pada pertandingan sebelumnya.
- Arsenal tidak dapat menurunkan duet pemain bertahan Cristhian Mosquera dan William Saliba.
- Jurrien Timber telah pulih dan kembali masuk ke dalam rombongan skuad Arsenal yang bertolak ke Italia.
Kembalinya Jurrien Timber memberikan kelegaan bagi Arteta untuk menambal lubang di lini pertahanan pasca-absennya Saliba dan Mosquera. Fleksibilitas Timber menjadi opsi berharga untuk mengantisipasi transisi kilat yang kerap diperagakan tim asuhan Allegri.
Sementara itu, hilangnya tenaga Anguissa membuat sektor sentral Napoli dituntut bekerja ekstra keras membendung aliran bola Arsenal. Pertemuan di Naples ini diprediksi menjadi ajang adu kecermatan taktik antara penguasaan bola agresif tim tamu melawan kedisiplinan organisasi bertahan tuan rumah.
Pertanyaan Umum
Kapan jadwal pertandingan Napoli vs Arsenal berlangsung?
Pertandingan pembuka Liga Champions ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (10/9/2026) dini hari WIB di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli.
Siapa saja pemain utama yang dipastikan absen pada laga ini?
Napoli dipastikan bermain tanpa Frank Anguissa, sementara kondisi Scott McTominay masih meragukan. Di kubu Arsenal, William Saliba dan Cristhian Mosquera dipastikan absen karena cedera.
Bagaimana tren performa Arsenal dan Napoli menjelang pertandingan?
Arsenal datang dengan rekor impresif berkat kemenangan di Community Shield dan sapu bersih laga Liga Primer, termasuk menundukkan Chelsea. Sebaliknya, Napoli masih mencari konsistensi setelah menelan dua kekalahan beruntun di kancah Serie A.
Sumber: Republika




















