Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Maklumat Matraman Gebrak Istana: Kembalikan Kedaulatan Rakyat Atau Pemilu Ulang!

×

Maklumat Matraman Gebrak Istana: Kembalikan Kedaulatan Rakyat Atau Pemilu Ulang!

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Dari Harga Sembako hingga Isu Penyadapan Ilegal, Aktivis 98 Tuntut Bersihkan Kabinet dari Bayang-Bayang Jokowi, Evaluasi Total Danantara, Kopdes Merah Putih dan MBG

JAKARTA – Tekanan politik dari simpul gerakan 98 kembali mengeras. Mengatasnamakan Maklumat Matraman, puluhan aktivis lintas kampus dan front gerakan mendeklarasikan sikap politik keras: menuntut pemerintah di bawah Presiden Prabowo kembali berpihak pada rakyat, bukan pada oligarki, atau bersiap menghadapi tuntutan pemilu ulang.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (4/11/2029), itu diberi judul besar: KEMBALIKAN KEDAULATAN RAKYAT, WUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERPIHAK PADA RAKYAT.

Baca Juga :  Keluarga Besae Aktivis KPKB Akan Menggelar Reuni Pengurus Jelang Ramadhan

ISI POKOK TUNTUTAN — VERSI MAINSTREAM:

Dalam maklumat yang ditandatangani Edysa Girsang (x Kertanegara, Front Jakarta), Bambang Sri Pujo, Josh Napitupulu (Trisakti) dan jaringan 98 Garis Lucu, Gerak 98, IKA 98 itu, ada 8 poin tuntutan utama:

1. Soal Perut Rakyat: Turunkan harga kebutuhan pokok, hentikan beban pajak baru, fokus pada daya beli dan lapangan kerja.

2. Soal Program Strategis: Stop sementara Program Danantara dan Kopdes Merah Putih sampai ada transparansi, akuntabilitas dan kontrol publik yang jelas.

Baca Juga :  Sekjen PDIP Hasto Hadiri Peringatan 40 Tahun 'People Power' Konsolidasi Demokrasi Regional di Filipina

3. Soal Tanggung Jawab Pemerintah: Mendesak Presiden Prabowo bertanggung jawab atas kasus keracunan anak dalam program MBG dan kasus keracunan karbon akibat karhutla.

4. Soal Polri: Menuntut Kapolri mengembalikan marwah Polri agar netral, tidak menjadi alat politik praktis dan tidak rangkap jabatan sipil.

5. Soal Penyadapan Ilegal: Mendesak penangkapan dan pengadilan terhadap dalang penyadapan ilegal. Menurut Maklumat Matraman, tidak boleh ada impunitas.

6. Soal Dugaan Subversi: Maklumat Matraman menuding adanya perbuatan yang mereka sebut sebagai subversif/makar yang melibatkan nama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan kelompoknya, dan meminta diproses sesuai hukum yang berlaku. [Catatan redaksi: Tudingan ini merupakan klaim sepihak dari pihak Maklumat Matraman]

Baca Juga :  Rp1,5 MILIAR DISITA KPK, BANG HAJI UDIN KEROK PERTANYAKAN “BABAK BERIKUTNYA”

7. Soal Bersih-Bersih Kabinet: Tuntutan pembersihan orang-orang yang mereka sebut sebagai orang Jokowi dari kabinet, Polri, TNI, KPK, Kejaksaan dan komisaris BUMN.

8. Tuntutan Pamungkas:

Kembalikan jati diri bangsa yang Berdaulat, Berdikari, Berkepribadian. Jika tidak ditindaklanjuti: PEMILU ULANG.

“Kedaulatan berada di tangan rakyat. Ayo Bung rebut kembali,” tutup Maklumat Matraman dari Jakarta, 4 November 2026.

(Dwi Wahyudi)

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600