SRAGEN — Kepedulian terhadap warga yang tengah tertimpa musibah kembali ditunjukkan Polres Sragen. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari memberikan bantuan sosial kepada Sunoto, warga Nglombo, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, yang rumahnya mengalami kebakaran.
Penyerahan bantuan berupa paket sembako tersebut menjadi bagian dari kepedulian Kapolres bersama Ikatan Bhayangkara Emas (IKABHAMAS), yakni keluarga besar alumni Sekolah Bintara (Seba) Polri Angkatan XIV tahun 1995/1996 (Seba PK 1995/1996) Nusantara, yang berada di Sragen, terhadap masyarakat yang membutuhkan. Hal ini juga sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi.
Kapolres Sragen hadir didampingi Kapolsek Sidoharjo dan anggota Polres Sragen yang tergabung dalam organisasi IKABHAMAS. Kedatangan jajaran kepolisian disambut hangat keluarga korban. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban Sunoto dan keluarga setelah rumah mereka dilanda kebakaran.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, kehadirannya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menyampaikan dukungan moral kepada warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami keluarga Bapak Sunoto. Kedatangan kami ini sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian, sekaligus berbagi dengan warga yang sedang mengalami musibah,” ujar AKBP Dewiana.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan maupun dalam penanganan gangguan keamanan, tetapi juga harus hadir di tengah warga dalam berbagai situasi, termasuk ketika mereka sedang mengalami kesulitan.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga. Yang terpenting, semoga keluarga tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini,” imbuhnya.
Kebakaran rumah Sunoto sebelumnya terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Api diketahui membakar bagian belakang rumah yang berada di kawasan Nglombo, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo.
Kehadiran Kapolres Sragen bersama jajaran dan komunitas IKABHAMAS di rumah korban menjadi gambaran bahwa kepedulian Polri tidak berhenti pada penanganan peristiwa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk hadir, menyapa, dan membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Polisi harus selalu dekat dengan masyarakat. Ketika warga tertimpa musibah, kami ingin hadir untuk memberikan semangat dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” pungkas Kapolres Sragen.
Mariyo




















