Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Watumandi, ABK Masih Dalam Pencarian

×

Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Watumandi, ABK Masih Dalam Pencarian

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Wonogiri – Kecelakaan laut terjadi di kawasan Pantai Watumandi, Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jumat (27/2/2026). Sebuah kapal daplang bernama Manis Rizky 59 ditemukan dalam kondisi terbalik di atas batu karang, sementara satu anak buah kapal (ABK) dilaporkan masih dalam pencarian.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB di tepi Pantai Watumandi, tepatnya di wilayah Dawung RT 002/RW 004, Desa Gudangharjo. Saat ditemukan, kapal berwarna putih kombinasi biru dan merah dengan panjang sekitar 11 meter dan lebar 125 cm itu sudah dalam posisi terbalik, serta sejumlah peralatan pencari udang lobster berserakan di atas pasir.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban, Jumali (50), warga Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, berangkat melaut seorang diri menggunakan kapal Manis Rizky 59 dari terminal kapal di Pantai Watukarung, Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :  Patroli Ngabuburit Polres Wonogiri Jaga Keamanan Warga Jelang Berbuka Puasa

Korban menuju perairan selatan untuk memancing sekaligus memasang jaring rendet udang lobster bersama sembilan kapal lainnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, salah satu rekan ABK dari kapal berbeda masih melihat lampu kapal korban menyala dengan jarak kurang lebih satu kilometer. Namun, pada pukul 22.30 WIB, cahaya lampu tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Merasa curiga, rekan korban mendekati lokasi terakhir kapal terlihat. Namun saat tiba di sekitar rumpon, korban maupun kapalnya tidak ditemukan. Pencarian dilakukan selama kurang lebih dua jam, tetapi tidak membuahkan hasil karena kondisi gelombang laut selatan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Bakti Kesehatan Polri Sidokkes Polrestabes Semarang Hadir untuk Warga Pengungsian Kampung Sekip

Para nelayan kemudian kembali ke Pantai Watukarung dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal. Informasi kehilangan kapal dan ABK pun disebarluaskan kepada nelayan di wilayah Pacitan hingga Pantai Sadeng, Girisubo, DIY.

Keesokan paginya, Jumat (27/2/2026), kapal Manis Rizky 59 ditemukan oleh dua warga Gudangharjo dalam kondisi terbalik di Pantai Watumandi, Paranggupito, Wonogiri. Warga yang mengetahui adanya informasi nelayan hilang dari Pacitan segera melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kapal dan anggota jaga Polsek Paranggupito.

Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh rekan-rekan nelayan dari Pantai Watukarung Pacitan dan Pantai Sadeng DIY, dengan penyisiran di laut maupun sepanjang pesisir Pantai Watumandi dan Kalimirah.

Baca Juga :  Dr.Syarif Hamdani Alkaf & Jamaah : Eid Mubarak Mohon di Bukakan Pintu Hati Untuk Saling Memaafkan !

Akses menuju lokasi kejadian diketahui cukup sulit dan terjal, sehingga menyulitkan proses evakuasi bangkai kapal. Saat ini, bangkai kapal masih berada di atas batu karang dalam posisi terbalik.

Dugaan sementara, kecelakaan laut tersebut terjadi akibat gelombang tinggi di perairan selatan serta kemungkinan mesin kapal tidak berfungsi optimal, sehingga kapal diterjang ombak hingga terbalik dan terdampar di tepian Pantai Watumandi.

Polsek Paranggupito bersama jajaran Polres Wonogiri terus berkoordinasi dengan para nelayan dan pihak terkait dalam upaya pencarian korban serta penanganan lebih lanjut atas kejadian tersebut.

Mariyo

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600