Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Jelang Perayaan Malam Paskah, K-9 Polrestabes Semarang Sterilisasi Gereja

×

Jelang Perayaan Malam Paskah, K-9 Polrestabes Semarang Sterilisasi Gereja

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Semarang – Polrestabes Semarang menjamin keamanan dan kenyamanan umat Nasrani merayakan Paskah 2025. Jaminan itu salah satunya dengan sterilisasi area gereja, pada Sabtu (19/4) pukul 12.00 hingga 13.00 wib.

Sterilisasi salah satunya dilakukan di Gereja Katolik Santo Petrus, di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Tiga personil polisi dari unit K-9 dan satu anjing herder melaksanakan sterilisasi.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Anjing tersebut didampingi pawang menyusuri mulai dari area parkir, gedung serbaguna, area dalam gereja, gedung sekretariat dan ruang belakang.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Bogor Bersama Stakeholder Terkait Masih Terus Lakukan Bantuan Pembersihan Dan Evakuasi Warga Terkena Danpak Musibah Bencana Alam Kecamatan Cisarua Polres Bogor Polda Jabar

Anggota K-9 Polrestabes Semarang Bripka I Gede Ngurah Suparta mengatakan sterilisasi ini dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat nasrani merayakan paskah. Anjing yang digunakan bisa akurat mendeteksi keberadaan barang mencurigakan.

“Hari ini kami melaksanakan sterilisasi di Gereja Santo Petrus. Sterilisasi secara menyeluruh mulai dari area parkir hingga di dalam gereja tempat Romo memimpin misa,” kata Bripka Ngurah.

Ia menjelaskan jika anjing dalam posisi duduk maka terdeteksi barang mencurigakan. Namun, selama sterilisasi di gereja Santo Petrus, anjing selalu berdiri. Sehingga, dinyatakan aman dan steril dari barang mencurigakan.

Baca Juga :  Dari PPDB Jadi SPMB Faktanya Tak Jua Pupus Keresahan Tahunan Masyarakat

“Anjing ini hanya mendeteksi Bom. Jika anjing posisi duduk, maka ada barang mencurigakan. Tapi, tadi anjing selalu berdiri dan berjalan. Maka gereja ini aman.Yang kami sterilisasi baik tempat terbuka dan tertutup,” ucapnya.

Ia mengatakan K-9 sebagai tim deteksi awal. Jika terdapat benda mencurigakan, maka Satuan Brimob yang bertindak.

“Kami hanya deteksi awal. Ketika ditemukan benda mencurigakan, maka yang bertindak dari Penjinak Bom (Jibom) Brimob,” tandas dia.

Baca Juga :  Polsek Klego Hadir dan Dukung Silaturahmi Kerukunan Umat Beragama di Aula Kecamatan

Sementara itu dalam keterangan nya, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menegaskan bahwa kehadiran Unit K-9 merupakan elemen penting dalam sistem keamanan berbasis pencegahan.

“ Unit K-9 adalah tim dengan kemampuan deteksi tinggi. Mereka handal secara teknis, juga memiliki insting tajam yang telah teruji di berbagai momen penting. Sterilisasi yang mereka lakukan adalah bentuk upaya preventif Polri dalam menjamin keamanan umat beribadah secara khidmat dan tenang,” terang Kombes Pol. Artanto.

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600