Ekonomi

IHSG Anjlok ke 5.936, Asing Malah Net Buy Rp128 Miliar

IHSG Anjlok ke 5.936 — Ilustrasi pergerakan saham IHSG di layar digital dengan grafik menurun
IHSG ditutup melemah 2,59% ke level 5.936,14 pada perdagangan Senin (12/10/2026).

Harianesia JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,59% ke bawah level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Senin (12/10/2026), namun investor asing justru mencatatkan pembelian bersih atau net buy sebesar Rp 128,29 miliar di seluruh pasar.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup melemah ke level 5.936,14. Koreksi ini terjadi setelah indeks sempat menguat pada akhir pekan lalu.

Tekanan terhadap indeks datang dari hampir seluruh sektor yang kompak melemah. Sektor energi mencatatkan penurunan terdalam sebesar 5,88%, diikuti sektor perindustrian yang merosot 5,20% dan infrastruktur yang turun 4,72%.

Sektor transportasi juga melemah 3,44%, sementara barang baku terkoreksi 2,96%.

Luasnya tekanan jual tercermin dari pergerakan saham secara keseluruhan. Sebanyak 602 saham ditutup melemah, sedangkan 114 saham menguat dan 77 saham stagnan.

Arus Dana Asing Melawan Arah Pasar

Di tengah koreksi tersebut, investor asing membukukan pembelian bersih senilai Rp 128,29 miliar di seluruh pasar. Arus dana asing ini berlawanan dengan pelemahan IHSG yang terjadi di tengah dominasi saham-saham yang terkoreksi.

Adapun total volume perdagangan saham di BEI mencapai 61,92 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,49 triliun.

  • IHSG ditutup melemah 2,59% ke level 5.936,14.
  • Investor asing mencatatkan net buy Rp 128,29 miliar di seluruh pasar.
  • Sebanyak 602 saham melemah, 114 saham menguat, dan 77 saham stagnan.

Deretan saham yang diborong asing pun menjadi perhatian pelaku pasar, mulai dari emiten teknologi hingga perbankan dan komoditas.

Daftar 10 Saham Net Buy Terbesar Asing

Peringkat Saham net buy terbesar asing, Senin (12/10/2026)
1 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) — Rp 134,34 miliar
2 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) — Rp 80,31 miliar
3 PT Astra International Tbk (ASII) — Rp 79,29 miliar
4 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) — Rp 33,52 miliar
5 PT Timah Tbk (TINS) — Rp 30,74 miliar
6 PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) — Rp 26,17 miliar
7 PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — Rp 24,74 miliar
8 PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) — Rp 19,97 miliar
9 PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) — Rp 16,12 miliar
10 PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) — Rp 14,31 miliar

GOTO memimpin daftar dengan nilai pembelian bersih Rp 134,34 miliar, diikuti BBRI sebesar Rp 80,31 miliar dan ASII senilai Rp 79,29 miliar.

Selanjutnya, VKTR mencatatkan net buy Rp 33,52 miliar, TINS Rp 30,74 miliar, dan ERAA Rp 26,17 miliar.

Melengkapi sepuluh besar, BRMS dibukukan dengan net buy Rp 24,74 miliar, SMGR Rp 19,97 miliar, MEDC Rp 16,12 miliar, dan MDKA Rp 14,31 miliar.

Pertanyaan Umum

Berapa besar koreksi IHSG pada Senin (12/10/2026)?

IHSG ditutup melemah 2,59% ke level 5.936,14 setelah sempat menguat pada akhir pekan lalu.

Berapa nilai net buy investor asing saat IHSG terkoreksi?

Investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp 128,29 miliar di seluruh pasar.

Saham apa yang paling banyak dibeli asing?

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin dengan net buy Rp 134,34 miliar, disusul BBRI dan ASII.

Sumber: Kontan

Exit mobile version