WAROPEN_HARIANESIA.COM_ Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Waropen mendesak Panitia Pelaksana dan Caretaker Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Waropen menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) III secara rasional, demokratis, dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Pernyataan sikap itu disampaikan DPC GMNI Waropen, Selasa (27/5/2026), menyusul kekhawatiran terhadap potensi penyimpangan proses dalam pelaksanaan Musda III. Menurut organisasi mahasiswa tersebut, Musda seharusnya menjadi momentum konsolidasi pemuda di Waropen, bukan ajang konflik kepentingan.
DPC GMNI Waropen menegaskan seluruh proses Musda III harus berjalan jujur, transparan, dan mengutamakan kepentingan pemuda Waropen. Organisasi juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi terkait mekanisme verifikasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang telah mendaftar sebagai peserta.
Dalam pernyataan resminya, DPC GMNI Waropen menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Caretaker DPD KNPI Kabupaten Waropen dan Ketua Panitia Pelaksana Musda III.
Pertama, menuntut transparansi penuh. GMNI meminta panitia membuka seluruh proses, data, dan mekanisme verifikasi OKP kepada publik tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Kedua, menyelenggarakan Musda dengan jiwa rasional. Musda III diminta berjalan berdasarkan aturan organisasi, AD/ART KNPI, dan semangat kekeluargaan. GMNI menolak keputusan sepihak, politik kepentingan, serta arogansi kekuasaan dalam proses tersebut.
Ketiga, memastikan OKP yang telah terdaftar dan memenuhi syarat diakomodir. Nama-nama OKP tersebut juga harus dipublikasikan dalam rilis berita dan media resmi panitia sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus mencegah penggiringan opini.
DPC GMNI Waropen berharap Musda III DPD KNPI Waropen menjadi momentum pemersatu pemuda Waropen. Organisasi menegaskan kesiapan bersuara lebih lanjut apabila proses dinilai tidak transparan dan tidak rasional, demi menjaga marwah demokrasi organisasi kepemudaan di daerah tersebut.
Pernyataan sikap ini juga mewakili aspirasi OKP-OKP yang telah resmi terdaftar sebagai peserta Musda III, yang menginginkan musyawarah berjalan bersih, adil, dan bermartabat.
Pernyataan tersebut ditandatangani Ketua DPC GMNI Waropen Saul N. Daimboa dan Sekretaris Komisariat STIE Waropen sekaligus perwakilan OKP peserta Musda III Markus Kofi.
Dwi




















