TNI-POLRI

Duka Perempuan Viral Berbobot 300 Kg di Sragen, Kapolres Turun Langsung Melayat dan Pastikan Prosesi Pemakaman Berjalan Lancar

SRAGEN – Meninggalnya Isnaini (39), warga Kampung Mageru, Kelurahan Sragen Tengah, Kabupaten Sragen, yang sempat menjadi perhatian publik karena mengalami obesitas dengan berat badan sekitar 300 kilogram, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, almarhumah dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebagai bentuk empati, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah saat bersilaturahmi di rumah duka. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sragen serta Kapolsek Sragen Kota.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres juga memerintahkan Kapolsek Karangmalang AKP Joni Kurniawan untuk mendukung penuh pelaksanaan prosesi pemakaman agar berjalan aman, tertib, dan lancar.
Prosesi pemakaman yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbah Balak, Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Selasa sore, melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya Pemerintah Kabupaten Sragen, BPBD, PSC 119 Sukowati, PMI, Pemadam Kebakaran, relawan, serta personel Polri yang bersama-sama membantu kelancaran proses pemakaman.

Sebelumnya, pada Senin (3/8/2026), tim gabungan PSC 119 Sukowati, BPBD, PMI, Pemadam Kebakaran, dan para relawan mengevakuasi almarhumah dari kediamannya menuju RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen setelah mengalami sesak napas, kondisi lemah, serta keterbatasan mobilitas akibat obesitas.

Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa almarhumah tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Sragen menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam peristiwa tersebut merupakan wujud pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat, terutama saat menghadapi situasi kemanusiaan maupun musibah.

“Saat masyarakat mengalami kesulitan, Polri harus hadir, memberikan rasa aman, membantu semampunya, dan memastikan setiap proses kemanusiaan dapat berjalan dengan baik. Semoga kepedulian seluruh pihak dapat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan,” tutup AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Mariyo

Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Exit mobile version