Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

DPRD Kota Bogor Dorong Kampung Batik Cibuluh Jadi Destinasi Wisata Edukasi Kelas

×

DPRD Kota Bogor Dorong Kampung Batik Cibuluh Jadi Destinasi Wisata Edukasi Kelas

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

​KOTA BOGOR_HARIANESIA.COM – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima audiensi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama University of British Columbia (UBC) Kanada di Gedung DPRD Kota Bogor pada Senin 25 Mei 2026.

​Pertemuan tersebut membahasan potensi, evaluasi, serta solusi untuk mengembangkan salah satu destinasi wisata edukasi dan budaya, yaitu Kampung Batik Cibuluh yang terletak di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.

Banner Iklan Harianesia 300x600

​Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengungkapkan rasa bangga dan kehormatannya atas kehadiran para akademisi dan mahasiswa internasional dari University of British Columbia. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini membawa dampak positif yang besar bagi Kota Hujan.

​”Kami merasa sangat terhormat dapat menerima tamu internasional kami dari British Columbia University, khususnya para mahasiswa yang hadir di sini untuk belajar, bertukar gagasan, dan merasakan kehidupan sosial, budaya, serta pemerintahan di kota Bogor,” ujar Adityawarman.

Baca Juga :  SMAN 10 Bandung Sukses Gelar PKBN di Secapa AD Hegarmanah

​Ia menambahkan bahwa kunjungan ini bernilai sangat bermakna karena mampu mempererat persahabatan, membangun saling pengertian, hingga mendorong kerja sama lintas negara, budaya, dan generasi.

​Terlebih lagi, momentum kunjungan ini berdekatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB). Adityawarman menjelaskan bahwa Kota Bogor memiliki sejarah yang sangat kaya, semangat pendidikan, keberagaman budaya, keindahan alam, serta keramahan masyarakat.

Keunggulan-keunggulan itulah yang akan dirasakan langsung oleh para mahasiswa asing selama berada di Bogor, mengingat kota ini akan memperingati hari jadinya yang ke-544 pada 3 Juni mendatang.

​”Kami percaya kunjungan ini dapat menjadi kesempatan berharga untuk membangun hubungan yang bermakna, memperluas wawasan, serta mendorong kerja sama di masa depan dalam bidang pendidikan, budaya, pengembangan masyarakat, dan tentu saja persahabatan internasional,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bulog Serap 5,3 Ton Gabah Petani Pragaan, Harga Rp6.500/kg Jaga Stabilitas Pasar

​Di tempat yang sama, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB, Tony Irawan, memaparkan hasil dari kegiatan rutin pendampingan lapangan yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 30 Mei.

Tony menyoroti sejumlah tantangan penting yang dihadapi oleh para pengrajin di Kampung Batik Cibuluh.

​Berdasarkan hasil evaluasi dampak yang dilakukan timnya, persoalan fasilitas parkir bagi wisatawan dan pengelolaan limbah sisa produksi batik masih menjadi kendala utama yang sudah teridentifikasi sejak tahun lalu.

Selain itu, para pengrajin lokal juga memiliki keinginan kuat untuk memiliki sebuah galeri bersama sebagai pusat pemasaran produk.

​Merespons kendala tersebut, Tony mengungkapkan bahwa pihak DPRD Kota Bogor menyambut baik dan langsung memberikan solusi taktis.

Baca Juga :  Jamintel Percepat Swasembada Pangan Nasional Lewat Program “Jaksa Mandiri Pangan” di Lebak Banten

DPRD menyarankan adanya koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor guna menganggarkan pembangunan galeri bersama tersebut. Diharapkan, program khusus ini dapat terealisasi dan masuk ke dalam penganggaran *di tahun yang akan datang*

​Selain mengevaluasi Kampung Batik Cibuluh, Tony juga membeberkan rencana keberlanjutan program pengabdian masyarakat ini untuk tahun depan.

Ia menyebutkan ternyata di Kota Bogor ada alternatif fokus kegiatan tahun depan ke wilayah lain, yakni pengembangan Kampung Organik yang terletak di Mulyaharja, Bogor Selatan.

​Melalui sinergi antara legislatif, akademisi lokal, dan institusi internasional ini, pengembangan kawasan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Kota Bogor diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga setempat.

Heri

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600