KEBUMEN -Jika politik sering diukur dari panggung besar dan pidato berapi-api, PDI Perjuangan Kebumen memilih jalan berbeda: papan catur 64 petak.
Pada Minggu, 13 Desember 2026, pukul 09.30 WIB, Rumah Aspirasi Grandmaster Drs. H. Utut Adianto – Ketua Komisi I DPR RI, Ketua Fraksi PDI Perjuangan – di Desa Tanjungsari, Petanahan, akan berubah menjadi arena pertarungan nalar rakyat. DPC PDI Perjuangan Kebumen menggelar Open Turnamen Catur Non Master.
Bukan turnamen master. Sengaja.
“Kami bosan dengan politik yang hanya memberi panggung untuk yang sudah juara,” kata Bendahara DPC PDIP Kebumen, Toyib Khaerudin, Senin (3/11).
“Kalau master sudah punya panggungnya sendiri. Sekarang giliran rakyat biasa. Pemain warung kopi, anak muda desa, bapak-bapak yang tiap sore main di balai desa. Mereka yang kami beri ruang.”
Turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp5 juta, makan siang gratis, dan dibatasi hanya untuk 100 peserta. Pendaftaran dibuka via 0813 9300 8990.
Catur Adalah Gotong Royong
Bagi Toyib, catur bukan sekadar permainan.
“Catur mengajarkan kita berpikir dua-tiga langkah ke depan. Sabar. Menghormati lawan. Kalkulatif tapi berani mengambil keputusan. Itu persis nilai gotong royong,” tegasnya.
“Strategi di atas papan catur itu mirip strategi membangun desa. Tidak bisa grusa-grusu.”
Ia menegaskan, Rumah Aspirasi Utut Adianto tidak boleh mati sebagai simbol. Rumah itu harus hidup.
“Pak Utut itu Grandmaster kebanggaan Indonesia. Tapi rumah aspirasinya kami buka untuk rakyat. Dari Tanjungsari kami ingin tunjukkan: PDI Perjuangan itu bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya bicara di Senayan.”
Catur dipilih karena alasan paling mendasar: murah, merakyat, mencerdaskan. Tidak butuh stadion. Cukup papan, dua kursi, dan semangat kebersamaan.
“Lewat turnamen kecil seperti ini, kita rawat kebersamaan. Kita rawat nalar,” ujarnya.
Kegiatan ini, kata Toyib, mendapat dukungan penuh dari Ketua DPC Saiful Hadi dan Sekretaris Fitria Handini sebagai bagian dari konsolidasi kerakyatan DPC menjelang akhir tahun.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah cara kami merawat nalar dan kebersamaan rakyat.”
Papan sudah digelar. Bidak rakyat siap bergerak.
> “Monggo, daftar sekarang. Kuota 100 peserta. Kita buat Tanjungsari jadi titik temu pecinta catur Kebumen,” pungkas Toyib.(DW)
Keterangan Kegiatan:
Waktu: Minggu, 13 Desember 2026, Pukul 09.30 WIB
Lokasi: Rumah Aspirasi Utut Adianto, Tanjungsari, Petanahan, Kebumen
Total Hadiah: Rp5 Juta + Makan Siang Gratis
Kontak: 0813 9300 8990
Peserta: Terbatas 100 orang (Kategori Non Master)
Narahubung: TOYIB KHAERUDIN – Bendahara DPC PDI Perjuangan Kebumen.
Dwi




















