Edukasi

Dari Resepsi Pernikahan Putra Kordinator Solo Raya, Warsito Bukan Sekadar Hajatan Biasa, Jadi Ajang Konsolidasi Akbar Semua Kalangan

Sragen – Pagi-pagi telepon saya berdering-dering. Saya sebenarnya kesel (bukan marah) karena baru sebentar ‘ngliyep’ dibangunkan oleh suara telp memanggil, seperti menjerit-jerit. ‘’Pagi, Ketua, maaf menganggu telp pagi-lagi. Ada yang urgent perlu direction dari Ketua (maksudnya saya-Jayanto Arus Adi). ,’’begitu suara Eko Sugiarto, Sekretaris SMSI Jateng dari seberang telp.

Eko Sugiarto, yang lebih populer dengan panggilan, Eko HK melanjutkan, Ketua berkenan hadir ya di acara Resepsi Putra Koordinator SMSI Solo Raya (Eks Karesidenan Surakarta) hari ini, atau nanti di Sragen. Menyikapi kabar dari Eko HK, seketika saya diam, jujur ada keharuan mengetuk hati. ‘’Inilah kekeluargaan itu. SMSI bukan sekadar organisasi media, tetapi dipahat menjadi komunitas yang saling bergandeng tangan.

Sesantinya, ‘’Ana rembug dirembug, ana rezeki dibagi, ada beban disangga bersama. Solid, kompak, satu komando,’’kira-kira begitulah. Dan, pesan ini penting, menjadi insight bagi seluruh anggota, pengurus, dan keluarga SMSI di Jawa Tengah, ketika di antara kami punya, hajad, juga mendapat ujian hidup yang lain, seperti sakit menjadi sebuah kewajiban untuk meluangkan waktu.
Itulah spirit yang selalu menjadi asa di SMSI Jateng, meski masih terus dikonsolidasi, dan dimatangkan secara institusional telah dipahat menjadi tekad bersama. ‘’Saya atas nama ketua, dan yang dituakan di SMSI minta yang bisa hadir, untuk sempatkan waktu, namun jika ada halangan sampaikan izin dan berkomunikasi kepada yang bersangkutan,’’pesan Jayanto Arus Adi.

Aspek lain yang juga disampaikan orang nomor satu di jajaran SMSI Jwa Tengah adalah sikap kepedulian atau awairness semacam ini menjadi bentuk komitmen terhadap organisasi. ‘’Kalau diajak kumpul susah, rapat tidak hadir, peduli sesama anggota tidak ada, buat apa juga dipertahankan. Evaluasi ini akan saya lakukan, sekaligus menjadi ikhtiar mengukuhkan soliditas,’’ujar Jayanto lagi.

Sang empu hajadi Warsito sendiri mengatakan surprise. ‘’Terima kasih semua, Pak Eko (Eko HK, sekretaris SMSI-red), juga Ketua SMSI Jateng, Bang Jay. Luar biasa-luar biasa. Tidak ada ucapan yang pantas sebagai bentuk bahagia kami, Semoga Allah membalas yang terbaik, ‘’kata Warsito dengan mimik sembab menahan haru juga bahagia.

Sekretaris SMSI Jateng sendiri, tak luput larut dalam eurforia bahagia atas perhelatan resesi ini. ‘’Terima kasih semua, saya atas nama pribadi, dan organisasi sekali lagi menyampaikan terima kasih. Inilah SMSI, kita harus jaga dan puluk korsa organisasi bukan saja sebagai organisasi media yang disegani, tetapi menjadi rumah bagi kita semua,’’urainya.

Respsi yang berlangsung di Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen bukan hajatan biasa. ‘’Ini persamuan yang membersamakan semua khalayak, semua kalangan. Luar bias Bang Warsito bersama keluarga. Selamat juga untuk Rico Yoggi Pratama, putra Warsito dengan Nur Hapsari Kurniawati Putri, sukses dan semoga Samawa,’’ujar Jayanto Arus Adi, Ketua SMSI Jateng.

Mariyo

Exit mobile version