Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Ekonomi

Bulog Gelontorkan 300 Ribu Beras Premium untuk Tekan Harga

×

Bulog Gelontorkan 300 Ribu Beras Premium untuk Tekan Harga

Sebarkan artikel ini
Bulog Gelontorkan 300 Ribu Beras Premium untuk Tekan Harga — Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberikan keterangan pers di Jakarta
Bulog diperintahkan menggelontorkan 300 ribu ton beras premium untuk menekan kenaikan harga di pasaran.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Perum Bulog mendapat perintah untuk memproduksi sekaligus menggelontorkan 300 ribu ton beras premium guna menahan laju kenaikan harga di pasaran. Perintah itu disampaikan langsung oleh pemerintah kepada Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, di tengah kenaikan harga beras premium yang terjadi belakangan ini.

“Dengan adanya kenaikan beras premium, Bulog diperintahkan untuk segera membuat beras komersial dengan jumlah 300 ribu ton,” kata Rizal di Jakarta, Jumat (9/10).

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Rizal menjelaskan, lonjakan harga beras premium memang sudah terlihat di pasar. Salah satu pemicunya adalah faktor musiman, karena September hingga Desember bukan periode panen, sehingga pasokan dari petani menipis dan harga beras cenderung naik.

Selain faktor musim, harga gabah di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp7.000–8.000 per kilogram. Menurut Rizal, kondisi itu tidak lepas dari menurunnya pasokan dan produksi petani.

Harga Beras Premium Naik, Medium Dipastikan Aman

Meski harga beras premium naik, Rizal memastikan stok beras medium tetap aman. Salah satu penopangnya adalah penyerapan beras petani oleh Bulog sepanjang 2026 yang mencapai 4,11 juta ton.

“Kenaikan beras premium ini karena bulan September, Oktober ini kan bukan musim panen. Sedangkan kalau beras medium dipastikan aman,” ujarnya.

Dengan kenaikan harga beras premium di pasaran, pemerintah memerintahkan Bulog untuk mengintervensi harga dengan menggelontorkan beras premium dari hasil penyerapan. Langkah ini ditempuh agar pasokan kembali tersedia dan harga tidak terus mendaki.

Distribusi Beras Premium Mulai Mengalir ke Ritel

Rizal menyebut, data terkini mencatat Bulog telah mendistribusikan sekitar 71–72 ribu ton beras. Penyaluran itu dilakukan melalui ritel modern serta agen-agen Bulog yang berada di pasar.

“Kami sedang pacu untuk pemasaran dan mengolah gabah yang kita beli secara komersial untuk dijadikan beras premium. Saat ini kami sudah mulai mengisi beras premium di toko maupun ritel modern,” katanya.

Baca Juga :  Rupiah Dekati Rp 18.000 per Dolar AS, Ini Skenario Akhir 2026

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen, terutama ketika pasokan gabah dari petani sedang menurun. Bulog mengandalkan hasil penyerapan gabah yang diolah secara komersial menjadi beras premium untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Kenaikan harga beras premium pada periode di luar musim panen menjadi perhatian pemerintah karena menyangkut daya beli rumah tangga.

Mengapa Harga Beras Premium Bergerak Naik

Ada beberapa faktor yang membuat harga beras premium naik dalam beberapa waktu terakhir, berdasarkan penjelasan Rizal.

  1. September hingga Desember bukan musim panen, sehingga pasokan gabah berkurang.
  2. Harga gabah di tingkat petani berada di kisaran Rp7.000–8.000 per kilogram.
  3. Pasokan dan produksi petani turun, membuat harga beras premium terdorong naik.

Sementara untuk beras medium, Rizal menegaskan stoknya aman. Hal ini ditopang oleh penyerapan gabah yang sudah dilakukan Bulog sepanjang tahun.

Baca Juga :  Rupiah Indonesia Melemah Akibat Persepsi Negatif: Apa yang Terjadi?

Bulog kini tengah mempercepat pemasaran beras premium hasil olahan gabah yang dibeli secara komersial. Beras tersebut mulai mengisi rak-rak toko dan ritel modern sebagai bagian dari intervensi harga yang diminta pemerintah.

Pertanyaan Umum

Berapa jumlah beras premium yang diperintahkan untuk digelontorkan Bulog?

Pemerintah memerintahkan Bulog memproduksi dan menggelontorkan 300 ribu ton beras premium untuk mengendalikan harga di pasaran.

Apakah stok beras medium juga terdampak kenaikan harga?

Menurut Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beras medium dipastikan aman. Bulog telah menyerap 4,11 juta ton beras petani sepanjang 2026.

Berapa harga gabah saat ini menurut Bulog?

Rizal menyebut harga gabah saat ini berada di kisaran Rp7.000–8.000 per kilogram, dipicu oleh menurunnya pasokan dan produksi petani.

Sumber: Katadata

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600