Indonesian Business Council (IBC) akan menyelenggarakan Indonesia Economic Summit (IES) 2027 pada April 2027. Asosiasi nonprofit yang beranggotakan para pemimpin bisnis dan industri swasta Indonesia itu menempatkan dampak sosial nyata sebagai fokus utama forum, dengan penekanan pada upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
IBC menilai perbaikan kesejahteraan masyarakat perlu mempertimbangkan dampak sosial yang melampaui angka pertumbuhan ekonomi. Dampak itu mencakup perluasan lapangan kerja, perkembangan usaha, dan peningkatan produktivitas.
Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5,2% pada September, dibandingkan proyeksi Juni yang sebesar 4,7%. OECD melihat Indonesia telah menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan ekonomi global.
Memasuki semester II 2026, pemerintah memiliki aspirasi mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 6% dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, termasuk inflasi pada level 3,28% dan pertumbuhan kredit sekitar 13,65%. Namun, kualitas pertumbuhan seharusnya dinilai berdasarkan dampaknya terhadap pekerjaan, pendapatan, produktivitas, dan peluang ekonomi.
“Pertumbuhan dan investasi harus memperkuat dunia usaha, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik.”
— Arsjad Rasjid, Ketua Dewan Pengawas IBC
Pernyataan itu disampaikan Arsjad Rasjid di Jakarta, Selasa (13/10). Ia menyatakan IES 2027 ingin mendorong langkah bersama agar pertumbuhan ekonomi dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Arsjad menyatakan dunia usaha memiliki peran penting dalam memperluas dampak pertumbuhan. Ketika sebuah perusahaan berkembang, manfaat ekonominya tidak hanya muncul dari pekerjaan langsung, tetapi juga melalui pemasok, distributor, kontraktor, penyedia jasa, hingga usaha kecil yang menjadi bagian dari rantai nilai perusahaan tersebut.
Tema dan Tujuan IES 2027
IES 2027 akan mengusung tema “From Growth to Prosperity: Social Impact Beyond Numbers.” Forum ini akan mempertemukan pemerintah, pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, masyarakat sipil, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas bagaimana investasi dan pertumbuhan dapat menghasilkan dampak ekonomi dan sosial yang lebih kuat.
Peluncuran ini menjadi awal rangkaian menuju IES 2027 pada April mendatang. Rangkaian tersebut membuka keterlibatan dengan komunitas bisnis, mitra strategis, organisasi internasional, masyarakat sipil, serta pemangku kepentingan lain menjelang penyelenggaraan summit.
- IES 2027 digelar April 2027 dengan tema “From Growth to Prosperity: Social Impact Beyond Numbers.”
- OECD menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 dari 4,7% menjadi 5,2%.
- Pemerintah mengejar pertumbuhan menuju 6% dengan inflasi 3,28% dan pertumbuhan kredit sekitar 13,65%.
Tak Sekadar Mengejar Angka Pertumbuhan
CEO IBC Sofyan A. Djalil mengatakan IES 2027 akan membawa pembahasan ekonomi lebih jauh dari sekadar mengejar angka pertumbuhan. Menurutnya, indikator Produk Domestik Bruto (PDB) tetap penting untuk membaca arah perekonomian, tetapi kesejahteraan tidak dapat dilihat dari satu angka saja.
“Kita juga perlu melihat pekerjaan yang tercipta, produktivitas, pendapatan masyarakat, kesempatan berusaha, dan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Itu yang ingin kita bawa lebih kuat dalam IES 2027,” ujar Sofyan.
Diskusi pada peluncuran IES 2027 berfokus pada pertanyaan mengenai indikator yang perlu diperhatikan selain PDB untuk melihat apakah kemajuan ekonomi benar-benar meningkatkan kehidupan masyarakat. IES 2027 juga akan membahas bagaimana pertumbuhan dapat menciptakan pekerjaan, mengurangi ketimpangan, memperluas kesempatan, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Arsjad mengatakan agenda tersebut tidak berarti mengurangi pentingnya pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, Indonesia membutuhkan pertumbuhan yang lebih kuat agar perusahaan dapat berinvestasi, memperbesar kapasitas, dan menciptakan lebih banyak peluang ekonomi.
“Pertumbuhan dan kesejahteraan bukan dua agenda yang berbeda. Yang harus kita bangun adalah hubungan yang lebih kuat di antara keduanya. Ketika bisnis tumbuh, pekerja berkembang, usaha lokal mendapat kesempatan, dan keluarga memiliki pendapatan yang lebih baik, di situ lah pertumbuhan mulai menjadi prosperity (kemakmuran),” ujar Arsjad.
Pertanyaan Umum
Kapan Indonesia Economic Summit 2027 digelar?
IES 2027 akan diselenggarakan pada April 2027, dengan peluncuran sebagai awal rangkaian menuju forum tersebut.
Apa tema IES 2027?
Tema yang diusung adalah “From Growth to Prosperity: Social Impact Beyond Numbers,” menekankan dampak sosial yang melampaui angka pertumbuhan.
Siapa saja yang terlibat dalam IES 2027?
Forum ini mempertemukan pemerintah, pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, masyarakat sipil, serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk komunitas bisnis, mitra strategis, dan organisasi internasional.
Sumber: Katadata




















