JAKARTA_HARIANESIA.COM_ Buku Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua karya Dr. Socratez Yoman kembali menjadi perbincangan publik menyusul viralnya film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Sejumlah pembaca menilai kedua karya tersebut menyajikan data yang konsisten terkait situasi di Papua.
Dalam keterangannya, salah satu pembaca bernama Makhmudi mengatakan uraian dalam buku Socratez Yoman sejalan dengan isi film dokumenter tersebut.
“Apa yang diuraikan oleh pak Yoman dalam buku ini sudah sangat jelas. Segala macam hal yang diuraikan dalam film Pesta Babi ini membuktikan bahwa data dari buku gembala Yoman tersebut bukan kaleng-kaleng,” ujarnya.
Pembaca lain, Roi, menilai kekuatan buku terletak pada penyajian yang tenang namun sulit dibantah.
“Beruntung, buku ini tidak ada suaranya. Kalau ada seperti film _Pesta Babi_, maka goncangan pasti keras. Meruntuhkan segalanya. Buku ini kekuatan dalam diam yang tidak terbantahkan,” katanya.
Hadianah mengusulkan agar buku tetap diedarkan meski film _Pesta Babi_ tengah populer. Menurutnya, keduanya saling melengkapi dalam menyampaikan fakta.
“Kita usulkan meskipun film _Pesta Babi_ booming, namun buku tetap dibagikan. Sebab buku ini bicara dalam diam dengan penyajian fakta yang tak terbantahkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ferdianto menyebut buku tersebut sebagai karya anak asli Papua yang konsisten menyuarakan persoalan di daerahnya tanpa motif keuntungan pribadi.
“Yang ditulis mengenai Prabowo dan kejahatan negara sebagaimana tulisan Dr Yoman, diaminkan lewat film _Pesta Babi_. Buku itu adalah buku terbaik hasil karya anak asli Papua yang terus berbicara bagi negerinya tanpa mencari keuntungan pribadi,” ucap Ferdianto.
Dalam pernyataan terpisah pada 26 Mei 2026, Dr. A.G. Socratez Yoman mengatakan ada empat kekuatan yang dianggap berpengaruh dalam menyuarakan persoalan Papua, yakni buku, film, media massa, dan aksi demo.
“Pemerintah dan TNI/Kepolisian Indonesia takut dan merasa tidak berdaya ketika empat kekuatan ini bersuara,” ujarnya.
Buku _Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua_ merupakan edisi revisi yang berisi kumpulan esai sejarah, politik, dan hak asasi manusia terkait Papua. Sementara film _Pesta Babi_ yang belakangan viral di media sosial mengangkat isu dugaan pelanggaran HAM di Papua.
D.Wahyudi
