Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Bhabinkamtibmas Desa Klumprit Ajak Anak-Anak Hindari Perang Sarung dan Balap Liar Saat Ramadhan

×

Bhabinkamtibmas Desa Klumprit Ajak Anak-Anak Hindari Perang Sarung dan Balap Liar Saat Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Sukoharjo — Bhabinkamtibmas Desa Klumprit, Polsek Mojolaban, Polres Sukoharjo Aiptu Siswanto menyampaikan himbauan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk menghindari berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Sabtu 7 Maret 2026.

Himbauan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang beredar di grup WhatsApp Info Wong Mojolaban pada Sabtu (7/3/2026). Dalam video itu, Bhabinkamtibmas mengajak generasi muda untuk tidak melakukan perang sarung maupun balap liar yang kerap terjadi saat waktu ngabuburit.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam pesannya, Bhabinkamtibmas menjelaskan bahwa perang sarung yang kerap dianggap sebagai permainan justru dapat menimbulkan bahaya. Selain berisiko melukai diri sendiri maupun orang lain, kegiatan tersebut juga berpotensi memicu permusuhan hingga berujung pada perkelahian atau tawuran antar kelompok.

Baca Juga :  Respon Cepat Polres Jepara Amankan ODGJ yang Meresahkan Warga Lewat Call Center 110

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan balapan liar di jalan raya. Aksi tersebut sangat membahayakan karena dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang berisiko merenggut nyawa.

Aiptu Siswanto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan desa selama bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Angkringan Ojol Presisi: Dari Meja Angkringan, Polres Sragen Hadirkan Edukasi Lalu Lintas Humanis di Operasi Lilin 2025 SRAGEN, JATENG – Suasana berbeda tampak di Pos Terpadu Operasi Lilin 2025 Polres Sragen, Rabu (24/12/2025). Di tengah padatnya arus lalu lintas dan kesibukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, jajaran Polres Sragen menghadirkan sebuah terobosan humanis bertajuk “Angkringan Ojol Presisi”. Melalui program ini, Polres Sragen menyapa langsung para pengemudi ojek online (ojol) dengan pendekatan yang sederhana namun sarat makna, duduk bersama di meja angkringan, menikmati hidangan gratis, sembari berdialog santai tentang keselamatan berlalu lintas. Kegiatan yang digelar dalam dua sesi, yakni pukul 16.00–17.30 WIB dan 18.00–20.00 WIB tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiasari bersama Wakapolres serta pejabat utama Polres Sragen, khususnya jajaran Satuan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tiro Satria Leksono, menegaskan bahwa Angkringan Ojol Presisi merupakan wujud nyata transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. “Kami ingin mengubah stigma penilangan menjadi pengayoman. Edukasi lalu lintas tidak harus selalu formal, tapi bisa disampaikan secara humanis, hangat, dan lebih diterima masyarakat. Dari meja angkringan inilah, pesan keselamatan kami sampaikan,” ujar Iptu Kukuh. Menurutnya, pengemudi ojol memiliki peran strategis sebagai pengguna jalan yang intensitas mobilitasnya tinggi. Oleh karena itu, dialog dua arah menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi, keluhan, serta masukan langsung dari para driver terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen. Selain edukasi keselamatan berkendara, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan sinergitas antara Polri dan komunitas ojol. Para driver tampak antusias mengikuti kegiatan, menyampaikan pengalaman di lapangan, sekaligus mendapatkan imbauan penting terkait tertib berlalu lintas selama masa Operasi Lilin 2025. Lebih dari sekadar berbagi makanan, Angkringan Ojol Presisi menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, hadir, mendengar, dan melayani dengan hati. Melalui inovasi ini, Polres Sragen berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Operasi Lilin 2025 pun tak hanya menjadi momentum pengamanan, tetapi juga ruang membangun kepercayaan publik melalui sentuhan kemanusiaan.

“Di bulan Ramadhan ini mari kita bersama-sama menjaga desa kita agar tetap aman, nyaman, dan tentram. Hindari kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pesan dalam himbauan tersebut.
Ia juga mengajak anak-anak dan remaja untuk memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa dengan kegiatan yang lebih positif, seperti datang ke masjid, mengikuti kegiatan keagamaan, atau berkumpul bersama warga sambil menunggu waktu berbuka puasa dan menikmati takjil bersama.

Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Mojolaban, dapat lebih bijak dalam mengisi waktu selama Ramadhan sehingga suasana desa tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk.

Baca Juga :  Kakorlantas Hadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga, Kolaborasi dan Sinergitas Kunci Keberhasilan

Mariyo

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600