Atletico Madrid harus puas berbagi angka dengan Villarreal setelah laga pekan kedua LaLiga 2026/27 di Stadion Metropolitano berakhir imbang 2-2, Ahad (23/8) dini hari WIB. Hasil ini terasa pahit bagi Los Colchoneros karena mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-72 akibat kartu merah yang diterima Robin Le Normand.
Tambahan satu poin membuat Atletico tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari dua laga. Sementara Villarreal, yang dijuluki The Yellow Submarine, naik ke urutan ketujuh dengan mengantongi dua poin.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Atletico tampil menekan dan beberapa kali mengancam pertahanan Villarreal. Namun, Nicolas Pepe dan rekan-rekannya memberikan perlawanan berarti lewat skema serangan balik yang cepat. Kedua tim saling balas menyerang sepanjang babak pertama, dengan Villarreal beberapa kali menciptakan peluang emas yang memaksa kiper Jan Oblak melakukan penyelamatan krusial.
Meski peluang bergantian tercipta, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Babak kedua menjadi babak yang jauh lebih hidup dan dramatis bagi kedua kubu.
Gol Pembuka dan Drama Penalti
Atletico akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59. Marc Pubill melepaskan tembakan kaki kiri terukur dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper Villarreal, Luiz Junior. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Keunggulan tersebut hanya bertahan tujuh menit. Villarreal mendapatkan hadiah penalti setelah Morten Hjulmand melanggar Tajon Buchanan di kotak terlarang. Gerard Moreno yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Oblak, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-66.
Pelatih Diego Simeone merespons dengan memasukkan Julian Alvarez untuk menambah daya gedor lini depan. Namun, situasi justru berbalik menyulitkan tuan rumah setelah Robin Le Normand menerima kartu merah langsung. Bek timnas Spanyol itu diusir keluar lapangan karena kedapatan mendorong Mikautadze setelah wasit Alejandro Hernandez meninjau insiden tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR).
Tidak hanya kartu merah, pelanggaran itu juga berbuah penalti kedua bagi Villarreal. Kali ini, Mikautadze yang menjadi algojo sukses membawa tim tamu berbalik unggul 2-1. Bermain dengan 10 pemain, Atletico tidak menyerah. Upaya pantang menyerah mereka membuahkan hasil pada menit ke-85 melalui aksi Giuliano Simeone. Ia mencetak gol penyelamat setelah meneruskan umpan dari Alex Baena, mengubah skor akhir menjadi 2-2 yang bertahan hingga laga usai.
Dampak Hasil Imbang bagi Kedua Tim
Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi Atletico. Meski belum terkalahkan di dua laga awal, Simeone tentu berharap timnya mampu mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri. Kartu merah Le Normand juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri, mengingat ia akan digantung pada laga berikutnya.
Bagi Villarreal, poin ini merupakan modal berharga. Bermain di kandang lawan yang kuat dan mampu membawa pulang satu poin menunjukkan mentalitas yang solid. Namun, mereka juga perlu waspada karena kebobolan dua gol menunjukkan masih ada celah di lini pertahanan.
Pertanyaan Umum
Siapa pencetak gol dalam laga Atletico Madrid vs Villarreal?
Marc Pubill mencetak gol pembuka untuk Atletico, sementara Gerard Moreno dan Mikautadze mencetak gol untuk Villarreal melalui titik penalti. Giuliano Simeone menjadi penyelamat Atletico dengan golnya di menit ke-85.
Mengapa Robin Le Normand mendapat kartu merah?
Robin Le Normand diusir wasit setelah meninjau insiden dorongan terhadap Mikautadze melalui VAR. Pelanggaran tersebut terjadi di dalam kotak penalti dan berbuah kartu merah langsung serta penalti kedua untuk Villarreal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Sumber: Republika
