Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Sepak Bola

Atletico Madrid Kalahkan Osasuna 4-0, Naik ke Peringkat Ketiga

×

Atletico Madrid Kalahkan Osasuna 4-0, Naik ke Peringkat Ketiga

Sebarkan artikel ini
Atletico Madrid kalahkan Osasuna — Pemain Atletico Madrid saat bertanding melawan Osasuna di Stadion Riyadh Air Metropolitano.
Atletico Madrid menundukkan Osasuna 4-0 di Stadion Riyadh Air Metropolitano untuk naik ke peringkat ketiga klasemen.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Atletico Madrid memetik poin penuh setelah menundukkan Osasuna dengan skor meyakinkan 4-0 di Stadion Riyadh Air Metropolitano. Kemenangan tanpa balas ini mendongkrak posisi Los Rojiblancos ke papan atas persaingan gelar juara Liga Spanyol musim ini.

Koleksi 13 poin kini menempatkan skuad asuhan Diego Simeone di peringkat ketiga klasemen sementara. Hasil positif tersebut memangkas jarak menjadi hanya dua angka di belakang Barcelona dan Real Madrid yang masih bertengger di posisi teratas.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Jalannya Babak Pertama dan Gol Pemecah Kebuntuan

Sejak awal babak pertama, Atletico langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengurung separuh wilayah pertahanan Osasuna. Tekanan konstan dari kedua sisi sayap membuat lini belakang tim tamu harus bekerja ekstra keras menjaga kerapatan kotak penalti.

Gol yang dinanti pendukung tuan rumah akhirnya lahir pada menit ke-24 melalui aksi penyerang asal Kanada, Jonathan David. Momen tersebut berawal dari penetrasi Alejandro Grimaldo di sektor kiri yang menyodorkan umpan tarik mendatar ke area berbahaya.

Tembakan pertama David sebetulnya sempat dihalau oleh penjaga gawang Osasuna, Aitor Fernandez, yang bergerak sigap menutup sudut sempit. Namun, bola muntah bergulir tepat ke jalur pergerakan David yang tanpa ragu langsung menyambarnya ke dalam gawang.

Keunggulan satu gol kian meningkatkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah dalam mengalirkan bola. Aliran umpan rapi di lini tengah memaksa Osasuna lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan serangan balik cepat.

Osasuna tampak terisolasi di lini depan dan minim mendapatkan suplai bola bersih untuk menguji pertahanan tuan rumah. Sepanjang paruh pertama, tim tamu praktis gagal mencatatkan ancaman berbahaya ke gawang Atletico.

Baca Juga :  Opsi Striker Timnas Indonesia Era John Herdman di ASEAN Cup 2026

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya empat puluh lima menit pertama, keunggulan 1-0 tetap bertahan untuk Atletico. Tuan rumah melangkah menuju ruang ganti dengan kendali penuh atas jalannya pertandingan.

Peningkatan Intensitas dan Gol Tambahan Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Atletico tidak mengendurkan tekanan dan langsung menggempur pertahanan lawan secara terorganisasi. Sembilan menit selepas jeda, tepatnya pada menit ke-54, publik tuan rumah kembali bersorak merayakan gol kedua.

Gelandang serang asal Korea Selatan, Lee Kang-in, membuktikan kualitas teknik individunya lewat penyelesaian akhir yang memukau. Menerima operan di luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan geledek yang meluncur deras tanpa mampu dihentikan Fernandez.

Tertinggal dua gol membuat koordinasi lini belakang Osasuna semakin goyah dalam meredam variasi tusukan Atletico. Tuan rumah terus memanfaatkan kepanikan lawan untuk melancarkan gelombang ancaman dari berbagai penjuru.

Tekanan berkelanjutan itu kembali melahirkan peluang emas saat bek tengah Cristian Romero melepaskan sepakan keras jarak dekat. Fernandez sempat melakukan aksi penyelamatan akrobatik dengan menepis bola melewati mistar gawang.

Namun, sepak pojok yang lahir dari penyelamatan tersebut langsung berbuah gol ketiga bagi Atletico pada menit ke-61. Robin Le Normand menyambut bola dengan sepakan yang berubah arah akibat membentur bek Osasuna sebelum bersarang di pojok atas gawang.

Tertinggal tiga gol membuat Osasuna kian kehilangan kendali dan ritme permainan di atas lapangan. Fernandez kembali dipaksa jatuh bangun menepis tendangan melengkung akurat yang dilepaskan Lee Kang-in dari tepi kotak penalti.

Pesta gol Atletico akhirnya disempurnakan oleh Alex Baena saat laga memasuki menit ke-82. Menerima umpan terobosan cerdik dari Johnny Cardoso yang membelah pertahanan, Baena dengan tenang menyarangkan bola ke sudut gawang lawan.

Baca Juga :  Atletico Madrid vs Villarreal 2-2: Kartu Merah Le Normand Warnai Imbang

Dominasi Lini Tengah dan Kedisiplinan Taktik

Kunci keberhasilan Atletico mendominasi laga ini terletak pada keunggulan mutlak di lini tengah sepanjang pertandingan. Penempatan posisi yang disiplin membuat para pemain tuan rumah mampu merebut kembali penguasaan bola dengan cepat saat kehilangan bola.

Skema pressing ketat yang diterapkan Diego Simeone berhasil memutus jalur distribusi bola Osasuna sejak dari lini pertama. Akibatnya, tim tamu kerap melakukan salah oper dan gagal mengalirkan serangan ke sepertiga akhir lapangan.

Selain agresif dalam menekan, lini tengah Atletico juga menunjukkan kreativitas tinggi saat mengonstruksi skema serangan balik. Kombinasi umpan-umpan pendek dan tusukan diagonal terbukti sangat ampuh mengacak-acak kerapatan formasi bertahan Osasuna.

Duet bek tengah Cristian Romero dan Robin Le Normand juga tampil kokoh dalam meredam setiap percobaan serangan balik lawan. Keduanya tidak hanya solid mengamankan area pertahanan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata dalam situasi bola mati.

Kedalaman Skuad dan Persaingan Papan Atas

Kemenangan telak ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kedalaman komposisi pemain yang dimiliki oleh Atletico. Keputusan Simeone mempercayakan lini depan kepada David terbukti jitu di tengah keterbatasan pilihan penyerang.

Atletico harus melakoni pertandingan ini tanpa kehadiran dua penyerang andalan, yakni Alexander Sorloth dan Julian Alvarez. Meski demikian, David mampu mengemban tugas sebagai ujung tombak utama secara efektif lewat pergerakan tanpa bola yang sangat cerdas.

Tambahan tiga angka ini memberi tekanan langsung kepada Real Madrid dan Barcelona dalam persaingan ketat di papan atas La Liga. Dengan selisih dua poin dari puncak klasemen, Atletico kini berada di jalur yang tepat untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Baca Juga :  Barcelona vs Athletic Club 2-0: Gol Raphinha dan Fermin Lopez

Sebaliknya bagi Osasuna, hasil mengecewakan di markas Atletico menahan posisi mereka di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan tujuh poin. Kerapuhan lini belakang dan minimnya daya gedor menjadi catatan evaluasi mendalam yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih.

Rincian Gol Kemenangan Atletico Madrid

Empat gol kemenangan Atletico Madrid atas Osasuna tercipta melalui berbagai proses skema serangan yang tertata rapi:

  • Gol pertama dicetak oleh Jonathan David pada menit ke-24 memanfaatkan bola liar hasil tepisan penjaga gawang di dalam kotak penalti.
  • Gol kedua dilesakkan oleh Lee Kang-in pada menit ke-54 melalui tembakan keras dari luar area penalti.
  • Gol ketiga dicatatkan oleh Robin Le Normand pada menit ke-61 lewat tembakan terdefleksi seusai skema tendangan sudut.
  • Gol keempat diselesaikan oleh Alex Baena pada menit ke-82 setelah menerima umpan terobosan akurat di belakang garis pertahanan.

Pertanyaan Umum

Berapa skor akhir pertandingan Atletico Madrid vs Osasuna?

Atletico Madrid memenangkan laga tersebut dengan skor telak 4-0 di Stadion Riyadh Air Metropolitano.

Siapa saja pemain yang mencetak gol untuk Atletico Madrid?

Empat gol kemenangan Atletico Madrid masing-masing dicetak oleh Jonathan David, Lee Kang-in, Robin Le Normand, dan Alex Baena.

Bagaimana posisi Atletico Madrid di klasemen sementara Liga Spanyol?

Atletico Madrid kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 13 poin, hanya terpaut dua angka dari posisi puncak.

Sumber: JPNN.com

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600