JAKARTA_HARIANESIA.COM– Aktivis Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu Nasional (KPKB ) Dede Mulyana menyayangkan masih adanya oknum pejabat publik yang diduga tidak menjaga moral dan amanah jabatan yang diberikan negara. Pasalnya, belum genap sepekan setelah dilantik, seorang pejabat tinggi negara justru harus berhadapan dengan aparat penegak hukum dalam operasi penindakan yang mengejutkan publik.
Ketua Umum Aktivis KPKB Dede Mulyana menegaskan bahwa jabatan publik seharusnya menjadi amanah untuk melayani masyarakat, bukan dijadikan ruang untuk menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Ini menjadi tamparan keras bagi dunia pelayanan publik. Baru dilantik saja sudah tersandung persoalan hukum, artinya integritas sebagian pejabat masih sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan seremoni pelantikan, tetapi harus dibarengi dengan pengawasan ketat serta penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang mengkhianati kepercayaan rakyat.
Aktivis KPKB juga meminta agar seluruh Lembaga Negara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi pejabat publik agar ke depan figur yang terpilih benar-benar memiliki rekam jejak bersih, moral yang baik, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
Penulis : Dede Mulyana




















