Edukasi

Abraham Samad Bantah Denny Indrayana Korupsi Payment Gateway: Itu Fitnah

Mantan Ketua KPK bongkar pola kriminalisasi yang menimpa Denny Indrayana berbarengan dengan kriminalisasi pimpinan KPK era 2015 – Sengaja difitnah untuk menjatuhkan reputasi intelektual

JAKARTA_Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2011-2015, Abraham Samad, akhirnya angkat bicara. Ia membantah keras rumor lama yang kembali digoreng di media sosial yang menyebut Prof. Denny Indrayana korupsi dalam proyek payment gateway di Kementerian Hukum dan HAM.

Abraham menegaskan: tidak ada korupsi. Yang ada adalah fitnah dan kriminalisasi.

“Jadi bukan Denny Indrayana melakukan korupsi di proyek payment gateway. Oleh karena itu kabar burung desus-desus yang beredar bahwa Prof Denny melakukan korupsi di proyek payment gateway itu adalah fitnah, itu adalah sebuah tuduhan yang tidak berdasarkan hukum,” kata Abraham Samad dalam video Jumat, 7 November 2026.

Menurut Abraham, fakta yang terjadi justru sebaliknya. Saat menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM pada 2014, Denny Indrayana sedang berupaya membenahi tata kelola di kementerian tersebut.

“Yang sebenarnya terjadi pada saat itu adalah Prof. Denny Indrayana selaku Wakil Menteri Hukum dan HAM justru melakukan tata kelola di Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Abraham.

” Pola yang Sama: Dibarengkan dengan Kasus Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Novel Baswedan”

Hal yang paling menohok dari klarifikasi Abraham Samad adalah pembongkaran soal waktu dan pola kriminalisasi.

Abraham mengungkap, kriminalisasi terhadap Denny Indrayana dengan kasus payment gateway terjadi bersamaan dengan kriminalisasi terhadap dirinya, Bambang Widjojanto, dan Novel Baswedan di KPK pada 2015 – periode yang dikenal publik sebagai puncak konflik KPK vs Polri.

“Jadi intinya Prof Denny Indrayana beliau dikriminalisasi dan difitnah untuk menjatuhkan reputasi beliau sebagai seorang intelektual,” pungkas Abraham.

Pernyataan ini menguatkan dugaan selama ini bahwa kasus payment gateway yang menyeret Denny Indrayana bukanlah kasus hukum murni, melainkan bagian dari operasi politik untuk membungkam tokoh-tokoh antikorupsi.

Seperti diketahui, Denny Indrayana yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut adalah salah satu tokoh yang paling vokal mengkritik pelemahan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Video klarifikasi Abraham Samad ini kini beredar luas dan menjadi senjata ampuh untuk membantah serangan buzzer yang kembali mengaitkan nama Denny Indrayana dengan korupsi payment gateway, padahal kasusnya sudah lama tidak terbukti.

(DW)

Exit mobile version