Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026), rebound setelah sehari sebelumnya tertekan. Penguatan indeks ditopang laju saham konstituen mulai dari BBCA hingga TLKM.
IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini, menguat 0,82% atau 2,87 poin ke level 351,90. Pasar mencatat volume transaksi 7,12 miliar saham senilai Rp5,82 triliun, dengan kapitalisasi pasar indeks menjadi Rp2.646 triliun.
Penguatan indeks didorong oleh 13 saham konstituen yang ditutup naik. ADRO naik 1,29% ke Rp2.350, AMRT menguat 1,75% ke Rp870, ANTM melesat 8,33% ke Rp2.600, dan ASII naik 3,16% ke Rp4.900.
Dari kelompok bank besar, BBCA menguat 1,86% ke Rp4.930, BBRI naik 1,13% ke Rp2.690, dan BMRI ditutup menguat 0,28% ke Rp3.600.
Sejumlah saham lain juga mencatat kenaikan tajam. ICBP menguat 4,87% ke Rp5.925, INKP naik 7,35% ke Rp6.575, PTBA menguat 0,67% ke Rp3.020, dan TLKM ditutup naik 0,27% ke Rp1.885.
Tekanan pada 14 Saham Konstituen
Di sisi lain, terdapat 14 saham konstituen yang ditutup di zona merah. AKRA melemah 1,52% ke Rp1.300, BBNI turun 0,94% ke Rp3.170, DEWA melemah 0,90% ke Rp220, hingga UNTR yang ditutup koreksi 0,11% ke Rp23.150.
Kendati jumlah saham yang melemah lebih banyak, penguatan indeks ditopang bobot saham-saham berkapitalisasi besar yang naik signifikan.
- Indeks Bisnis-27 menguat 0,82% ke level 351,90 pada Rabu (4/11/2026).
- Sebanyak 13 konstituen naik, sementara 14 lainnya melemah.
- ANTM dan INKP menjadi dua saham dengan kenaikan terbesar, masing-masing 8,33% dan 7,35%.
Rekam Jejak Sepekan dan Sepanjang Tahun
Penguatan hari ini membalikkan pelemahan 3,98% yang terjadi pada perdagangan Selasa (3/11). Dalam perdagangan pekan perdana November, indeks Bisnis-27 ditutup menguat dalam dua dari tiga hari perdagangan.
Meski begitu, level indeks saat ini masih mencerminkan koreksi 5,96% dalam sepekan terakhir. Secara year to date (YtD), indeks Bisnis-27 tercatat melemah 36,39%.
Angka YtD yang masih dalam menunjukkan tekanan besar, sehingga penguatan harian perlu dibaca sebagai rebound teknis, bukan pemulihan tren.
Rincian Pergerakan Saham Konstituen
Berikut pergerakan sejumlah saham konstituen yang tercatat pada perdagangan hari ini, baik yang menguat maupun melemah.
| Saham | Perubahan |
|---|---|
| ANTM | +8,33% ke Rp2.600 |
| INKP | +7,35% ke Rp6.575 |
| ICBP | +4,87% ke Rp5.925 |
| ASII | +3,16% ke Rp4.900 |
| BBCA | +1,86% ke Rp4.930 |
| AKRA | -1,52% ke Rp1.300 |
| BBNI | -0,94% ke Rp3.170 |
| UNTR | -0,11% ke Rp23.150 |
Pergerakan saham-saham tersebut menjadi gambaran bagaimana arus dana hari ini lebih terkonsentrasi pada emiten tertentu, terutama yang mencatat kenaikan tajam seperti ANTM dan INKP.
Saham TLKM yang ditutup naik tipis 0,27% ke Rp1.885 turut menyumbang tenaga bagi indeks, meski kontribusinya relatif kecil dibandingkan lonjakan ANTM.
Di kelompok perbankan, BBCA dan BBRI mencatat penguatan yang cukup solid, sementara BBNI justru berbalik melemah. Pola ini menunjukkan selektivitas investor di sektor yang sama.
Saham PTBA yang menguat 0,67% ke Rp3.020 dan AMRT yang naik 1,75% ke Rp870 melengkapi daftar konstituen yang menopang indeks hari ini.
Sebagai catatan, pergerakan indeks Bisnis-27 hari ini tetap berada dalam bayangan koreksi tajam sepanjang tahun, dengan pelemahan YtD mencapai 36,39%.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Pertanyaan Umum
Berapa level penutupan Indeks Bisnis-27 pada 4 November 2026?
Indeks ditutup di level 351,90, menguat 0,82% atau 2,87 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Saham apa yang memimpin penguatan hari ini?
ANTM naik 8,33% ke Rp2.600 dan INKP menguat 7,35% ke Rp6.575, disusul ICBP yang naik 4,87% ke Rp5.925.
Bagaimana kinerja Indeks Bisnis-27 sepanjang tahun berjalan?
Secara year to date, indeks masih melemah 36,39%, dan terkoreksi 5,96% dalam sepekan terakhir.
Sumber: Bisnis.com




















