Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas

×

Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

SEMARANG – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Erlin Tang Jaya melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Pondok Pesantren Madinah Munawaroh, Jalan Durian Raya Nomor 27B, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.40 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dengan tokoh agama dan membangun komunikasi dalam menjaga keamanan serta kerukunan masyarakat.

Kunjungan tersebut disambut Pengasuh Pondok Pesantren Madinah Munawaroh KH. Yahya Al Muttamaqin dan dihadiri sejumlah tokoh agama dari unsur Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, perwakilan Kementerian Agama Kota Semarang, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI, serta jajaran Polrestabes Semarang dan Polsek Banyumanik. Hadir pula Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, S.H., M.H.,. 

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes Semarang menegaskan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama dan lingkungan pesantren merupakan bagian penting dari pendekatan kepolisian kepada masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka, Polri berharap dapat memperkuat kepercayaan, menyerap aspirasi, serta membangun kerja sama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga :  Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Sugito, S.H., M.H., menjelaskan bahwa hubungan baik antara kepolisian dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga suasana masyarakat tetap sejuk, terutama ketika muncul informasi atau pemberitaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi ruang komunikasi dan kebersamaan antara Polri dengan para ulama serta tokoh masyarakat. Kami menyadari bahwa menjaga keamanan tidak bisa dilakukan kepolisian sendiri. Peran tokoh agama sangat penting untuk menyampaikan pesan yang menyejukkan, mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi,” jelas Kompol Sugito.

Baca Juga :  Polsek Kawunganten Gerak Cepat Tangani Kebakaran Tempat Penyulingan Kayu Putih

Dalam dialog tersebut, Kapolrestabes Semarang juga menyampaikan penjelasan mengenai dinamika penegakan hukum yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah Sukoharjo. Ia mengajak para tokoh agama untuk melihat persoalan secara utuh, dengan mempertimbangkan situasi dan risiko yang dihadapi petugas saat menjalankan tugas. Penanganan perkara yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana terorisme, lanjutnya, dilaksanakan oleh personel yang memiliki kompetensi dan kewenangan khusus sesuai tugas, fungsi, serta prosedur yang berlaku.

Polri, menurut penjelasan yang disampaikan dalam pertemuan itu, tetap berkomitmen melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, dengan memperhatikan ketentuan hukum serta tetap mengedepankan perlindungan masyarakat terutama pada anak dibawah umur. Pembahasan tersebut bertujuan untuk membangun pemahaman bersama, bukan memperkeruh suasana maupun memperluas polemik.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan dan Keselamatan, Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Aplikasi Jawara dan E-Ramcek

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banyumanik KH. Basyir menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengajak masyarakat agar bijak menyikapi informasi di media sosial, memeriksa kebenaran suatu kabar sebelum mempercayai atau menyebarkannya, serta tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum jelas sumber dan faktanya.

Kompol Sugito menambahkan, sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara melalui komunikasi yang intensif. Dengan demikian, setiap persoalan dapat disikapi secara bijak, mengutamakan dialog, dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan maupun kerukunan sosial.

Polrestabes Semarang berharap hubungan harmonis dengan kalangan pesantren dan tokoh agama semakin kuat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga persatuan, ketenteraman, dan situasi kamtibmas di Kota Semarang.

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600