Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu (21/10/2026), sehari setelah sebelumnya berhasil rebound. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG menguat 0,93% ke level 5.328,36.
Sepanjang sesi, IHSG bergerak volatil dengan level terendah 5.185 dan level tertinggi 5.328. Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan jual masih muncul, namun berhasil diserap oleh permintaan di sepanjang hari.
Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 35,06 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 17,90 triliun. Dari sisi breadth pasar, 369 saham menguat dan menjadi penopang indeks, sementara 208 saham melemah dan 116 saham stagnan.
| Penutupan IHSG | 5.328,36 (+0,93%) |
|---|---|
| Level terendah | 5.185 |
| Level tertinggi | 5.328 |
| Nilai transaksi | Rp 17,90 triliun |
| Volume | 35,06 miliar saham |
| Net sell asing | Rp 70,71 miliar |
Tekanan jual investor asing juga berkurang signifikan. Aksi net sell asing tercatat Rp 70,71 miliar di seluruh pasar, jauh lebih kecil dibandingkan beberapa sesi sebelumnya ketika indeks tertekan. Namun demikian, arus dana asing secara keseluruhan masih keluar dari pasar saham domestik.
Di tengah kenaikan indeks, sejumlah saham tetap menjadi buruan utama investor asing. BBCA memimpin dengan net buy Rp 471,21 miliar, disusul BRMS dan AMMN yang masing-masing mencatat pembelian bersih Rp 64,7 miliar dan Rp 37,14 miliar.
Menariknya, saham-saham lapis kedua dan emiten dengan kapitalisasi menengah juga masuk dalam daftar. DMAS, MNCN, TPIA, PACK, BRPT, VKTR, hingga CPIN tercatat dalam jajaran 10 saham dengan pembelian bersih terbesar asing pada Rabu.
Daftar 10 Saham Net Buy Terbesar Asing
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 471,21 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,7 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 37,14 miliar
- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Rp 26,89 miliar
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 25,52 miliar
Berikut daftar lengkapnya sesuai data perdagangan yang dihimpun:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 471,21 miliar
2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,7 miliar
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 37,14 miliar
4. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Rp 26,89 miliar
5. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 25,52 miliar
6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 17,46 miliar
7. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) Rp 16,6 miliar
8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 16,46 miliar
9. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 15,86 miliar
10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 10,15 miliar
BBCA dan Bahan Baku Jadi Pilihan Asing
Dominasi BBCA dengan porsi pembelian bersih yang jauh melampaui emiten lain menunjukkan selera asing yang masih berpusat pada saham berkapitalisasi besar dan berlikuiditas tinggi. Saham perbankan besar memang lazim menjadi tempat parkir dana asing ketika indeks berbalik arah.
Sementara itu, kehadiran BRMS, AMMN, BRPT, dan TPIA memperlihatkan minat terhadap sektor komoditas dan bahan baku masih berlanjut. Emiten seperti VKTR dan PACK menambah warna, mengingat keduanya bukan saham dengan kapitalisasi terbesar di daftar tersebut.
- IHSG ditutup menguat 0,93% ke 5.328,36 pada Rabu (21/10/2026).
- Net sell asing mengecil menjadi Rp 70,71 miliar di seluruh pasar.
- BBCA memimpin net buy asing dengan Rp 471,21 miliar.
Meski begitu, investor perlu membaca data ini dengan proporsional. Angka net buy per saham merupakan hasil agregasi transaksi harian dan bisa berubah cepat ketika aliran dana asing berbalik arah. Nilainya tidak otomatis mencerminkan ekspektasi jangka panjang.
Dengan rentang pergerakan 5.185 hingga 5.328, sesi Rabu memperlihatkan bahwa indeks masih berada dalam fase pemulihan yang belum sepenuhnya stabil. Sebagian saham menguat, namun lebih dari 200 saham justru tertekan.
BBCA Chart by TradingView
Pertanyaan Umum
Berapa level penutupan IHSG pada Rabu, 21 Oktober 2026?
IHSG ditutup di level 5.328,36, menguat 0,93% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Saham apa yang paling banyak diborong asing pada sesi tersebut?
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang terbesar dengan net buy Rp 471,21 miliar, disusul BRMS Rp 64,7 miliar dan AMMN Rp 37,14 miliar.
Berapa nilai transaksi dan aksi asing di BEI hari itu?
Nilai transaksi mencapai Rp 17,90 triliun dengan volume 35,06 miliar saham. Investor asing mencatat net sell Rp 70,71 miliar di seluruh pasar.
Sumber: Kontan




















