Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Kapolres Demak Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Tawuran

×

Kapolres Demak Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Tawuran

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

DEMAK_HARIANESIA.COM- Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengajak para pelajar memperkuat karakter dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan AKBP Samel saat menjadi pembina Apel Kebangsaan Forkopimda Goes to School di MAN Demak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (19/8/2026).

Banner Iklan Harianesia 300x600

Apel diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari siswa dan guru MAN Demak, serta jajaran kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Demak. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.

Dalam amanatnya, AKBP Samel mengatakan pelajar merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, karakter, integritas, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum perlu dibangun sejak di bangku sekolah.

Baca Juga :  Forkopimda Kota Semarang Pantau Pos Pengamanan Terpadu, Sinergitas dan Kesehatan Personel Jadi Prioritas

“Nilai-nilai Pancasila jangan hanya dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap dan mengambil keputusan. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan taat hukum,” kata AKBP Samel.

Ia juga mengingatkan siswa agar menjauhi narkoba, minuman keras, tawuran, balap liar, perundungan, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

Menurut dia, lingkungan pertemanan dan media sosial dapat memberikan pengaruh besar terhadap perilaku pelajar. Siswa diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar maupun ajakan teman yang berpotensi merugikan.

Baca Juga :  Guru Tendang Murid Berakhir Damai, Polisi Berharap Kasus Kekerasan Tidak Terjadi Lagi

“Jangan mudah terpengaruh provokasi di media sosial maupun tekanan dari teman. Tidak semua ajakan harus diikuti. Berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang salah justru menunjukkan bahwa kalian memiliki karakter,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelajar tetap memiliki konsekuensi hukum atas perbuatan yang dilakukan. Ia menyinggung kasus tawuran di Kecamatan Karangawen pada 17 Juli 2026 sebagai contoh bahwa tindakan kekerasan dapat membawa persoalan hukum dan berdampak terhadap masa depan.

“Jangan berpikir karena masih pelajar kemudian tidak ada pertanggungjawaban hukum. Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Jangan sampai masa depan yang seharusnya masih panjang rusak karena keputusan sesaat,” kata AKBP Samel.

Baca Juga :  Polsek Ngargoyoso Pantau Kunjungan Wisata, Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Di sisi lain, Kapolres mendorong para siswa mengisi masa sekolah dengan kegiatan positif dan prestasi. Ia juga meminta siswa segera menyampaikan informasi kepada guru, orang tua, maupun kepolisian apabila mengetahui adanya rencana tawuran atau perundungan.

“Kalau mengetahui ada rencana tawuran atau melihat teman menjadi korban perundungan, segera laporkan. Melapor bukan berarti mencari masalah, tetapi bentuk kepedulian untuk menjaga teman dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman,” pungkasnya.

Mariyo

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600