BOYOLALI_HARIANESIA.COM– Kanit Binmas Polsek Banyudono, Aiptu Susmono, melaksanakan monitoring kegiatan pemberantasan hama wereng secara serentak di lahan pertanian Desa Batan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan pemberantasan hama dilakukan dengan memanfaatkan teknologi drone untuk menyemprot lahan persawahan seluas sekitar 9 hektare yang terdampak serangan wereng. Penggunaan drone dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan penyemprotan manual sehingga proses pengendalian hama dapat dilakukan lebih cepat, merata, dan tepat sasaran.
Kepala Desa Batan, Heru Waloyo, mengatakan penyemprotan dilakukan secara serentak agar hama wereng tidak berpindah ke lahan pertanian lainnya. Menurutnya, apabila tidak segera ditangani, serangan wereng berpotensi menurunkan hasil produksi hingga menyebabkan gagal panen.
Sebagai bentuk dukungan terhadap petani, Pemerintah Desa Batan mengalokasikan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk membiayai penyemprotan dengan anggaran sekitar Rp500.000 per hektare, yang mencakup biaya obat-obatan dan tenaga penyemprotan.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., membenarkan adanya kegiatan monitoring tersebut. Menurutnya, kehadiran personel Polri merupakan wujud dukungan terhadap sektor pertanian dan program ketahanan pangan nasional.
“Polri melalui Bhabinkamtibmas dan personel kewilayahan terus bersinergi dengan pemerintah desa serta para petani dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian. Kami berharap upaya pemberantasan hama wereng secara serentak ini mampu menekan penyebaran hama sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan ketahanan pangan di Kabupaten Boyolali semakin kuat,” ujar Kasi Humas.
Mariyo




















