Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Korban Dugaan Penipuan Usaha Fiktif Meminta Polda Metro Jaya Segara Menahan Pelaku

×

Korban Dugaan Penipuan Usaha Fiktif Meminta Polda Metro Jaya Segara Menahan Pelaku

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA_HARAIANESIA.COM- Korban penipuan usaha fiktif berinisial Vmb menyayangkan kinerja polda metro jaya dalam menangani kasusnya.

Hal ini disampaikan korban (Vmb) pada Kamis (9/7/26) di sikitar Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Vmb mengatakan, setelah ditangkap Raraswati alias Ras (Pelaku) pada Kamis (26/6/26), besok nya Ras meminta pada penyidik untuk berobat ke kerumah sakit dengan alasan penyakit di deritannya.

“Setelah ditangkap dan diperiksa, besoknya pelaku memohon agar dilakukan perawatan di RS dan itu langsung di setujui pihak kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Candi 2025 Hari Ketiga di Sragen, Tindak Puluhan Pelanggar

Kemudian, lanjutnya, selama di rumah sakit sepertinya tidak ada pengawasan melekat dari pihak kepolisian terhadap pelaku.
“Sehingga pengawasan di rumah sakit kami juga ikut mengawasi” katanya.

Ia juga masih mempertanyakan penanganan kasus yang menimpa dirinya. Pihak kepolisian harus tegas dan konsisten.

“Penanganan terkait pengawasan terhadap pelaku sepertinya kurang profesional,” tandasnya.

Vmb juga menjelaskan, bahwa korban sering kali kerkelit atas penyakitnya supaya tidak di tahan, padahal kalau dilihat secara fisik ia )pelaku) masih bisa mengikuti proses pemeriksann lanjutan.
“Pelaku itu seperti belut ( licin) banyak alasannya untuk menghindari pemeriksaan. Jadi polisi jangan terkecoh alasan pelaku,” terangnya.

Baca Juga :  Pendistribusian Makan Bergizi Gratis di Ngadirojo Capai Ribuan Porsi, Polri Lakukan Pengawasan Ketat

Masihnya, bila dianggap sehat jasmani menurut kepolisian, lanjutkan pemeriksaan lanjutkan dan segera di tahan.
“Bila sudah diangap sehat, segera lanjutkan pemeriksaan dan lakukan penahan. Apalagi sudah ada pengakuan dari
pelaku dan memenuhi unsur pidana. Disini perlunya ketegasan dari pihak kepolisian,” tutupnya

(Red/Tim)

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600