Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Curiga Ada Kain Kafan Muncul dari Gundukan Tanah, Warga Bawen Temukan Jenazah Bayi di Area Pemakaman

×

Curiga Ada Kain Kafan Muncul dari Gundukan Tanah, Warga Bawen Temukan Jenazah Bayi di Area Pemakaman

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kabupaten Semarang – Suasana tenang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Petung, Lingkungan Merakrejo, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, mendadak berubah geger pada Kamis (2/7/2026) pagi. Seorang warga menemukan jenazah bayi laki-laki yang diduga sengaja dikuburkan secara sembunyi-sembunyi setelah melihat kain putih menyerupai kain kafan muncul dari gundukan tanah.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 06.15 WIB oleh Jarwadi (42), yang saat itu selesai berziarah dan membersihkan makam orang tuanya. Ketika hendak meninggalkan lokasi, ia mencium aroma menyengat. Rasa curiga membawanya mencari sumber bau hingga menemukan kain putih yang tampak keluar dari gundukan tanah.

Baca Juga :  Polres Bogor Gelar Kegiatan "Jumat Curhat" untuk Dengarkan Aspirasi Warga

Jarwadi kemudian pulang dan memberitahukan temuannya kepada tetangganya, Mustofa Arifin (47). Keduanya kembali ke lokasi sekitar pukul 06.30 WIB dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.
Kapolsek Bawen, AKP Wiwid Wijayanti, SH., MH., mengatakan pihaknya bersama Unit Inafis, personel Samapta Polres Semarang, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Bawen langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Langkah ini dilakukan guna mengetahui penyebab kematian sekaligus mendukung proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Wiwid.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter Puskesmas Bawen, dr. Septian Arief, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat 1.743 gram dan panjang 51 sentimeter. Diperkirakan bayi telah berada di luar kandungan selama satu hingga dua hari dengan usia kandungan sekitar sembilan bulan atau telah layak dilahirkan (viabel).

Baca Juga :  Perkuat Persaudaraan, Kapolres Metro Bekasi Hadiri Bakti Sosial dalam Rangka HUT TNI ke-79 dan Dexa ke-55

Saat ini, Polsek Bawen bersama Satreskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi, penyebab pasti kematian, serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat guna membantu proses penyelidikan.

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600