Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Aktivis LSM KPKB: Jika Terbukti Ada Dugaan Praktik Jual Beli Bangku Siswa, Apakah Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Siap Pecat serta Proses Pidana Oknum Kepsek?

×

Aktivis LSM KPKB: Jika Terbukti Ada Dugaan Praktik Jual Beli Bangku Siswa, Apakah Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Siap Pecat serta Proses Pidana Oknum Kepsek?

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Banten_HARIANESIA.COM_ Aktivis LSM KPKB mempertanyakan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memberantas dugaan praktik jual beli bangku siswa pada proses penerimaan peserta didik di sekolah negeri.

Ketua Umum Aktivis KPKB, Dede Mulyana, menegaskan bahwa apabila ditemukan dan terbukti adanya oknum kepala sekolah (kepsek) yang terlibat dalam praktik jual beli bangku siswa, maka harus diberikan sanksi tegas, tidak hanya berupa pencopotan jabatan, tetapi juga diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Menurutnya, praktik jual beli bangku sekolah merupakan tindakan yang mencederai dunia pendidikan dan merampas hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang adil dan transparan.

Baca Juga :  Penuh Syukur, Ucapan Selamat Bermakna untuk Momen Berharga

“Kami mempertanyakan, jika memang terbukti ada kepala sekolah yang melakukan jual beli bangku siswa, apakah Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten siap mengambil tindakan tegas berupa pemecatan dan mendorong proses pidana terhadap oknum tersebut?” ujar Dede Mulyana dalam keterangannya.

KPKB menilai proses penerimaan siswa baru harus bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pemerintah daerah diminta membuka ruang pengaduan bagi masyarakat serta melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh tahapan penerimaan peserta didik.

Baca Juga :  Gelar CFD dan Senam Bugar Bersama, FOKBI Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Tingkatkan Kebugaran Tubuh Agar Selalu Bahagia

Selain itu, KPKB juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang disertai bukti kuat terkait dugaan penyimpangan dalam penerimaan siswa baru.

“Jangan sampai pendidikan yang seharusnya menjadi sarana mencerdaskan kehidupan bangsa justru dicederai oleh praktik-praktik yang merugikan rakyat. Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Baca Juga :  Aktivis KPKB: Boleh Dong Kasih Saran Untuk Negeri Ini, Program MBG Penting untuk SD

KPKB berharap Pemerintah Provinsi Banten dapat menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga integritas dunia pendidikan serta memastikan seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan aturan yang berlaku.

Penulis Dede Mulyana

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600