Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Rakyat Terus Dikorbankan, Aktivis KPKB Sesalkan SPMB Berbelit-Belit, Anggaran BOS dan PIP Diduga Dikorupsi

×

Rakyat Terus Dikorbankan, Aktivis KPKB Sesalkan SPMB Berbelit-Belit, Anggaran BOS dan PIP Diduga Dikorupsi

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA_HARIANESIA.COM_ Aktivis KPKB menyoroti berbagai persoalan di sektor pendidikan yang dinilai masih membebani masyarakat, khususnya dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurut KPKB, berbagai persyaratan dan mekanisme yang diterapkan dinilai terlalu rumit sehingga membuat banyak orang tua siswa kebingungan.

Ketua Umum Aktivis KPKB, Dede Mulyana, menyatakan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang seharusnya dapat diakses dengan mudah tanpa hambatan administrasi yang berlebihan.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Jika negara ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, maka proses penerimaan siswa baru harus dibuat sederhana, transparan, dan mudah dipahami masyarakat. Jangan sampai rakyat yang ingin menyekolahkan anaknya justru dipusingkan oleh berbagai aturan yang berbelit-belit,” ujar Dede Mulyana.

Baca Juga :  Dr. H. Mulyadi, MMA Ajak Masyarakat Jadikan Idul Adha 1447 H Momentum Memperkuat Kepedulian dan Persatuan

Selain menyoroti pelaksanaan SPMB, KPKB juga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memperketat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan, termasuk Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurutnya, berbagai dugaan penyimpangan dana pendidikan yang kerap mencuat harus menjadi perhatian serius pemerintah. KPKB mendorong adanya audit dan pengawasan yang lebih ketat guna memastikan seluruh anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan peserta didik.

Baca Juga :  Rakyat Bersama Prabowo" Lawan Propaganda

“Kami meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pendidikan. Jika ada dugaan penyimpangan dana BOS maupun PIP, harus diusut secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

KPKB menilai pendidikan harus menjadi prioritas utama negara. Oleh karena itu, kebijakan yang diterapkan harus berpihak kepada rakyat serta menjamin bahwa setiap anggaran pendidikan benar-benar sampai kepada siswa yang berhak menerimanya.

Aktivis KPKB berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan melakukan perbaikan terhadap berbagai kebijakan pendidikan yang dinilai masih menyulitkan rakyat.

Baca Juga :  Gedung PWI Sulsel Sudah Inkracht, Tim Hukum Zugito Somasi Pemberitaan Sepihak

Dede

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600