Harianesia – 23 Juni 2026 | Low Tuck Kwong kembali menjadi orang terkaya di Indonesia setelah kekayaannya mencapai US$18,3 miliar atau sekitar Rp298 triliun. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires, nilai kekayaan tersebut menempatkan Low di peringkat ke-152 dunia, mengungguli pemilik Grup Barito Prajogo Pangestu yang memiliki kekayaan US$15,7 miliar jatuh ke posisi ke-188 dunia.
Data Forbes Real-Time Billionaires menunjukkan kekayaan Low Tuck Kwong bertambah sekitar US$4,1 miliar atau 29,04% dalam periode terbaru. Sebaliknya, kekayaan Prajogo Pangestu berkurang sekitar US$1,2 miliar atau 6,89%.
Penyebab Kenaikan Kekayaan Low Tuck Kwong
Kenaikan kekayaan Low terjadi di tengah penguatan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Pada perdagangan Senin (22/6), saham BYAN melonjak 20% dan ditutup di level Rp13.200 per saham. Penguatan tersebut menjadikan BYAN sebagai salah satu saham dengan kenaikan terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mengerek kapitalisasi pasarnya menjadi sekitar Rp440 triliun.
Selain kenaikan saham, kekayaan Low Tuck Kwong juga akan terkerek rencana pembagian dividen jumbo dari dua emiten yang berada dalam kelompok usahanya, yakni BYAN dan MYOH. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), BYAN menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$500 juta.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,07% ke level 6.177 pada penutupan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Asing mencatatkan aksi jual sebesar Rp 3,14 triliun pada pasar regular. Untuk rekomendasi saham hari ini, dipilih saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
FAQ
Pertanyaan 1: Siapa orang terkaya di Indonesia saat ini?
Jawaban: Low Tuck Kwong dengan kekayaan US$18,3 miliar.
Pertanyaan 2: Apa penyebab kenaikan kekayaan Low Tuck Kwong?
Jawaban: Kenaikan kekayaan Low terjadi di tengah penguatan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Pertanyaan 3: Berapa besar dividen yang disetujui BYAN?
Jawaban: BYAN menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$500 juta.
Pertanyaan 4: Apa rekomendasi saham hari ini?
Jawaban: Rekomendasi saham hari ini adalah TPIA, ADRO, DEWA, ISAT, NCKL, dan AMRT.
Pertanyaan 5: Apa yang menyebabkan IHSG melemah?
Jawaban: IHSG melemah karena investor masih menunggu kepastian terkait status Indonesia dalam klasifikasi pasar modal global MSCI.



















