Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
HukumTNI-POLRI

Menteri Imipas dan Ketua Komisi IV DPR RI Resmikan Teknologi Penjernih Air di Lapas Nusakambangan

×

Menteri Imipas dan Ketua Komisi IV DPR RI Resmikan Teknologi Penjernih Air di Lapas Nusakambangan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

NUSAKAMBANGAN_HARIANESIA.COM– Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, meresmikan pemanfaatan teknologi penjernihan air laut menjadi air minum karya Universitas Diponegoro (UNDIP) di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap. (20/6)

Kehadiran teknologi desalinasi ini menjadi solusi atas tantangan ketersediaan air minum yang selama ini dihadapi Nusakambangan. Sebelumnya, kebutuhan air minum bagi penghuni lapas dan petugas di kawasan tersebut harus dipasok dari luar pulau, termasuk dari sumber air pegunungan di wilayah Purwokerto. Kini, air laut yang melimpah di sekitar Nusakambangan dapat diolah menjadi air layak minum melalui teknologi yang dikembangkan oleh Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, ST., MT. Guru Besar Fakultas Teknik UNDIP.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam kunjungannya, Ketua Komisi IV DPR RI mengapresiasi kontribusi UNDIP dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih di Nusakambangan.

“UNDIP ikut bantu di sini, di Nusakambangan yang susah air. Air laut yang sebenarnya kita tinggal ngambil saja, tidak perlu beli air laut. Diolah bisa jadi air bersih yang siap untuk diminum dan siap untuk dipasarkan. Ini inovasi yang luar biasa. Selamat untuk UNDIP. Mudah-mudahan bisa dikembangkan lagi di daerah-daerah lain,” ujar Siti Hediati Soeharto.

Baca Juga :  Ironi Bencana Bogor : Dinas Sosial Fokus Workshop, Ribuan Warga Terdampak Terabaikan

Rektor UNDIP yang turut mendampingi kunjungan menyampaikan bahwa peresmian teknologi desalinasi tersebut menjadi bagian penting bagi UNDIP dalam menghadirkan hasil riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat senang karena kebutuhan air di Nusakambangan ini dapat dipenuhi dari air laut menggunakan mesin desalinasi karya UNDIP yang dikembangkan Prof. Nyoman dengan memanfaatkan solar panel untuk menghidupkan mesinnya. Ini menunjukkan bahwa inovasi perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan bangsa,” ungkap Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, SE., M.Si.

Baca Juga :  Kapolres Subang Tegaskan Kesiapan Pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dalam Rakor Operasi Lilin Lodaya

Menurut Rektor, pemanfaatan teknologi desalinasi di Nusakambangan sejalan dengan komitmen UNDIP untuk terus menghadirkan inovasi yang bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat. Kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP untuk mendukung program strategis nasional melalui teknologi tepat guna akan terus dijaga dan dikembangkan.

Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, irfan selaku penanggung jawab pengelolaan instalasi penjernihan air menyampaikan bahwa kehadiran teknologi desalinasi ini menjadi terobosan penting dalam mendukung operasional kawasan Nusakambangan sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Selama ini kebutuhan air minum di Nusakambangan sangat bergantung pada pasokan dari luar pulau. Dengan hadirnya teknologi desalinasi karya UNDIP ini, kami memiliki solusi yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar menghadirkan air minum, tetapi juga membangun kemandirian kawasan pemasyarakatan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna,” ujar Kalapas Batu.

Baca Juga :  Flashdisk Bukti Digital Bongkar Dugaan Praktik Kotor Eks Pejabat DLH Salatiga

Instalasi desalinasi tersebut memiliki kapasitas produksi lebih dari 20.000 liter air minum per hari, jumlah yang mencukupi kebutuhan penghuni lapas dan petugas yang beraktivitas di kawasan Nusakambangan. Selain menghadirkan solusi penyediaan air minum, program ini juga menjadi sarana pemberdayaan warga binaan. Sebanyak empat warga binaan yang akan segera menyelesaikan masa pidananya telah mendapatkan pelatihan untuk mengoperasikan instalasi tersebut sehingga mampu menjalankan operasional harian secara mandiri.

Mariyo

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600