Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Kasus Dugaan Penipuan Berkedok Pengembang, Konsumen Mengaku Rugi hingga Miliaran Rupiah

×

Kasus Dugaan Penipuan Berkedok Pengembang, Konsumen Mengaku Rugi hingga Miliaran Rupiah

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Banner Iklan Harianesia 468x60

Cibinong_HARIANESIA.COM_ Ungkapan “maling teriak maling” sepertinya sangat pas menggambarkan perbuatan yang dilakukan oleh Silviana Hany Yustycia. Berkedok sebagai pengembang perumahan, ia menipu sejumlah konsumen dengan iming-iming pembangunan rumah yang segera dikerjakan, sehingga membuat para korban rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar.15/6/26.

Kasus ini sempat mencuat dengan tuduhan bahwa Silviana seolah-olah korban, justru PELAKU Utama dalam menipu berpa konsumen, salah satu korban (IK) yang di tuduh namun faktanya intu semua tuduhan keji.

Banner Iklan Harianesia 300x600

penelusuran yang di lakukan oleh LSM IMW Edwar, mengungkap fakta yang jauh lebih besar dan berbeda. Justru tuduhan yang dilontarkan pihak pengembang kepada salah satu nasabahnya itu menjadi cara untuk menutupi kedoknya — sebuah strategi pengalihan isu agar perhatian publik tidak tertuju pada kerugian yang dialami banyak pihak.

Baca Juga :  Wanto Sugito: Imlek Momentum Persatuan, Banteng Banten Gelar Pengobatan Gratis di Cilegon–Merak

Berdasarkan hasil penelusuran, pengumpulan bukti, dan keterangan sejumlah pihak yang dirugikan, terbukti bahwa Silviana Hany Yustycia, telah merugikan konsumennya hingga mencapai nmilyaran rupiah. Modus yang digunakan tetap sama: menjanjikan pembangunan rumah yang segera dimulai, sehingga korban terdorong untuk membayar uang muka atau biaya pengurusan terlebih dahulu.

Dari laporan yang diterima, terungkap fakta krusial:
Uang sudah disetor, rumah tak kunjung dibangun
Sekitar tujuh orang konsumen mengaku telah membayar dana mulai dari Rp100 juta hingga Rp400 juta lebih. Namun, lebih dari satu tahun berlalu, janji pembangunan perumahan di Kluster Silvi itu tak pernah terwujud. Sampai saat ini, hanya janji yang diterima para korban, sedangkan pekerjaan fisik di lokasi proyek tidak menunjukkan kemajuan apa pun.

Baca Juga :  Gelar Khitanan Massal, Yayasan Silahturahmi' Bekerjasama Klinik Atria Jaya Medika Bantu Warga Kurang Mampu!

Tuduhan yang sempat dilontarkan justru dianggap sebagai upaya untuk memutarbalikkan kenyataan. Tujuannya jelas: agar publik tidak menyadari bahwa banyak warga yang telah menaruh harapan dan mengeluarkan biaya besar, namun pada akhirnya hanya mendapatkan kekecewaan mendalam.

Dalam hal ini Dari berpa korban meminta pendampingan kepada LSM IMW untuk mengusut tuntas penipuan berkedok pengembang properti yang di lakukan Silviana Hany Yustycia.

Baca Juga :  Bapenda Kota Bekasi Tunjukkan Pelayanan Baik dan Humanis Saat Kunjungan Tim Media

Hingga berita ini diturunkan, para korban masih berupaya mengumpulkan bukti lebih lengkap guna menempuh jalur hukum, agar hak-hak mereka dipulihkan dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Tim

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600