Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Senator Papua Barat Daya: Pancasila Rem Kekerasan di Tanah Papua

×

Senator Papua Barat Daya: Pancasila Rem Kekerasan di Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Paul Fincen Mayor tegaskan dialog humanis kunci penegakan HAM, bukan pendekatan militer

JAKARTA_HARIANESIA.COM- Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya Paul Fincen Mayor,S.IP., CM., NNLP menilai Pancasila 1 Juni 1945 harus menjadi rem bagi segala bentuk kekerasan dan pelanggaran HAM. Peringatan Hari Lahir Pancasila, kata dia, momentum mengembalikan negara pada jiwa dan kepribadian bangsa seperti diamanatkan Bung Karno.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Pernyataan disampaikan Paul melalui keterangan tertulis, Minggu 31/5/2026, menjelang 1 Juni 1945 dengan tema “Jiwa Bangsa, Panduan Kita untuk Indonesia Maju”.

Baca Juga :  Diduga Ada Potongan Rp17 Juta per Kelompok, Program Irpom Dinas Pertanian Lebak Selatan Jadi Sorotan

Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Jiwa Bangsa
Senator Papua Barat Daya itu mengutip Soekarno: “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia”. Menurutnya, kutipan itu tamparan bagi negara yang masih abai pada martabat manusia di daerah.

“Pancasila tidak cukup dihafal saat upacara. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial harus jadi kompas kebijakan pusat dan daerah,” ujar Paul Fincen Mayor.

Baca Juga :  GMPRI Akan Gelar Aksi di Kejagung, Desak Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Tangerang

Ia mencontohkan Papua Barat Daya. Pembangunan, pendidikan, dan kesehatan, kata Paul, akan gagal jika didekati dengan logika transaksional. Harus pakai semangat sila ke-2 dan ke-5 Pancasila.

Dialog Humanis Lawan Pendekatan Kekerasan
Menyoroti persoalan HAM di Papua, Paul menegaskan DPD RI sebagai wakil daerah menolak segala bentuk kekerasan negara. Ia menilai pendekatan militer hanya menambah luka sejarah.

“Pelanggaran HAM di mana pun harus disikapi hukum yang adil, transparan, dan dialog yang mendengarkan suara masyarakat Papua. Kekerasan bukan jawaban. Pancasila mengajarkan kita menempatkan martabat manusia di atas kepentingan kekuasaan,” kata Paul.

Baca Juga :  Nikmati Fleksibilitas Menginap 24 Jam di Hotel Maxone Kramat Jakarta Mulai dari Rp. 429.000 Nett !

Politikus itu menegaskan fungsi pengawasan DPD RI wajib dikawal sampai pelosok Papua Barat Daya agar keadilan sosial sila ke-5 tidak jadi slogan.

Penutup
“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945. Mari jadikan Pancasila jiwa bangsa, panduan kita membangun Papua Barat Daya yang berkeadilan dan bermartabat,” ucap Paul.

Dwi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600