Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Mengenal ikatanbidanindonesia.id : IBI, KTA & ODELIA

×

Mengenal ikatanbidanindonesia.id : IBI, KTA & ODELIA

Sebarkan artikel ini
Mengenal ikatanbidanindonesia.id IBI, KTA & ODELIA
Mengenal ikatanbidanindonesia.id IBI, KTA & ODELIA
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kalau kamu bidan aktif, mahasiswa kebidanan, atau ibu hamil yang ingin berkonsultasi dengan tenaga kebidanan profesional, ada satu alamat yang perlu kamu bookmark sekarang ikatanbidanindonesia.id. Ini bukan sekadar website biasa ini adalah portal resmi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), organisasi profesi bidan tertua dan terbesar di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1951.

Lewat ikatanbidanindonesia.id, seluruh bidan di Indonesia bisa mengakses layanan keanggotaan digital, mengikuti pendidikan berkelanjutan, mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP), hingga berkolaborasi dengan sesama tenaga kesehatan di seluruh penjuru negeri. Buat masyarakat umum, ada layanan Telebidan yang memungkinkan konsultasi langsung dengan bidan profesional kapan saja dan di mana saja.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Artikel ini membahas secara lengkap apa saja yang bisa kamu temukan dan manfaatkan dari portal ini mulai dari sejarah singkat IBI, fitur-fitur digital unggulannya, cara mendaftar sebagai anggota, hingga program pelatihan yang tersedia untuk bidan di seluruh Indonesia.

Sejarah Singkat IBI dan Peran ikatanbidanindonesia.id

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) resmi berdiri pada 24 Juni 1951 di Jakarta, hanya enam tahun setelah Indonesia merdeka. Lahir dari semangat para bidan senior yang ingin menyatukan visi dan memperjuangkan standar pelayanan kebidanan yang lebih baik, IBI tumbuh menjadi organisasi profesi yang diakui secara nasional maupun internasional melalui keanggotaannya di International Confederation of Midwives (ICM).

Selama lebih dari tujuh dekade, IBI telah menjadi mitra penting pemerintah dalam menyusun kebijakan kesehatan ibu dan anak. Berbagai program besar dari kampanye persalinan aman, program KB nasional, hingga pelatihan kegawatdaruratan maternal lahir dari kolaborasi IBI dengan Kementerian Kesehatan RI.

Kini, di bawah kepemimpinan Dr. Ratna Sari Dewi, S.Tr.Keb., S.K.M., M.Kes. (Ketua Umum IBI Periode 2023 – 2028), organisasi ini bertransformasi secara digital. Portal ikatanbidanindonesia.id menjadi ujung tombak transformasi tersebut mendigitalisasi seluruh layanan administrasi dan pengembangan profesi yang sebelumnya harus dilakukan secara manual.

📌 Fakta Singkat IBI

Didirikan : 24 Juni 1951 di Jakarta | Afiliasi Internasional : ICM (International Confederation of Midwives) | Ketua Umum 2023 – 2028 : Dr. Ratna Sari Dewi, S.Tr.Keb., S.K.M., M.Kes. | Struktur : Pengurus Pusat (PP), Pengurus Daerah (PD), Pengurus Cabang (PC) | Website Resmi : ikatanbidanindonesia.id

 

Layanan Digital Unggulan di ikatanbidanindonesia.id

Salah satu yang paling menonjol dari pembaruan ikatanbidanindonesia.id adalah hadirnya tiga layanan digital utama yang dirancang khusus untuk memudahkan bidan dan masyarakat. Ketiga layanan ini bukan sekadar fitur tambahan masing – masing menyelesaikan masalah nyata yang selama ini dihadapi bidan Indonesia.

1. KTA Online Kartu Tanda Anggota Tanpa Antre

Sebelum ada sistem digital, proses pendaftaran dan perpanjangan keanggotaan IBI membutuhkan banyak waktu dan tenaga mulai dari mengurus dokumen fisik hingga mengantre di kantor cabang. Sekarang, semua itu bisa diselesaikan lewat layanan KTA Online di ikatanbidanindonesia.id.

KTA Online memungkinkan bidan mendaftar sebagai anggota IBI secara penuh online, memperbarui data pribadi dan profesional, mengakses informasi keanggotaan, sekaligus membayar iuran anggota secara digital. Status keanggotaan aktif atau tidak aktif pun bisa langsung dipantau dari akun masing-masing.

Ini bukan hanya soal kemudahan administrasi. Kartu keanggotaan IBI yang aktif adalah syarat wajib untuk mengikuti berbagai program pelatihan resmi, mengajukan Surat Izin Praktik Bidan (SIPB), serta mendapatkan perlindungan hukum dari organisasi. Jadi status KTA ini bukan sekadar formalitas.

2. ODELIA – Platform Belajar Khusus untuk Bidan

ODELIA – singkatan dari Online Data Education Learning IBI Application adalah platform pembelajaran online yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berkelanjutan para bidan Indonesia. Platform ini bisa diakses langsung melalui ikatanbidanindonesia.id menggunakan akun keanggotaan yang sudah terdaftar.

Materi yang tersedia di ODELIA sangat beragam: dari modul teknis seperti penanganan kegawatdaruratan maternal, manajemen klinik kebidanan, asuhan persalinan normal, hingga materi soft skill seperti komunikasi efektif dengan pasien dan etika profesi.

Yang membedakan ODELIA dari platform belajar online umum adalah sistem poin SKP (Satuan Kredit Profesi) yang terintegrasi langsung ke dalam akun anggota. Setiap modul yang berhasil diselesaikan menghasilkan poin SKP yang secara otomatis tercatat berguna untuk proses registrasi ulang Surat Tanda Registrasi (STR) Bidan.

3. Telebidan – Konsultasi Kebidanan Online

Telebidan adalah layanan konsultasi kesehatan kebidanan berbasis aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum bukan hanya anggota IBI. Melalui layanan ini, ibu hamil, ibu menyusui, atau siapa pun yang butuh informasi seputar kesehatan reproduksi bisa berkonsultasi langsung dengan bidan profesional bersertifikat IBI, kapan saja dan dari mana saja.

Cakupan konsultasi Telebidan meliputi perawatan kehamilan trimester per trimester, persiapan persalinan, laktasi dan ASI, kesehatan bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Semua konsultasi ditangani oleh bidan yang sudah terverifikasi dan terdaftar sebagai anggota IBI aktif.

Bagi para ibu di daerah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan, Telebidan bisa menjadi solusi praktis untuk tetap mendapatkan panduan dari tenaga kebidanan profesional tanpa harus menempuh jarak jauh.

Ringkasan Tiga Layanan Digital ikatanbidanindonesia.id

LayananUntuk SiapaFitur UtamaAkses
KTA OnlineBidan anggota IBIDaftar & perpanjang KTA, bayar iuran onlineLogin ikatanbidanindonesia.id
ODELIABidan anggota IBIModul pelatihan, SKP otomatis, sertifikasiAkun anggota IBI
TelebidanMasyarakat umumKonsultasi kebidanan online 24/7Aplikasi Telebidan

 

Cara Daftar Anggota IBI Lewat ikatanbidanindonesia.id

Proses pendaftaran anggota IBI sekarang sepenuhnya bisa dilakukan secara online melalui ikatanbidanindonesia.id. Berikut panduan langkah demi langkahnya :

Syarat Dokumen yang Perlu Disiapkan

  • Ijazah pendidikan kebidanan (D3, D4, atau S1 Kebidanan)
  • Surat Tanda Registrasi (STR) Bidan yang masih berlaku
  • Pas foto terbaru (format digital JPG/PNG)
  • KTP atau identitas resmi lainnya
  • Surat rekomendasi dari Pengurus Cabang (PC) IBI setempat jika diperlukan

Langkah Pendaftaran Online

  1. Kunjungi website resmi ikatanbidanindonesia.id lewat browser HP atau komputer kamu
  2. Klik menu Keanggotaan atau temukan link KTA Online di halaman utama
  3. Pilih “Daftar Menjadi Anggota” kamu akan diarahkan ke formulir pendaftaran digital
  4. Lengkapi semua data yang diminta : informasi pribadi, riwayat pendidikan, tempat praktik, dan data profesional lainnya
  5. Upload dokumen yang disyaratkan dalam format digital yang sesuai
  6. Pilih cabang IBI sesuai domisili tempat praktikmu saat ini
  7. Lakukan pembayaran iuran keanggotaan secara online melalui metode yang tersedia
  8. Tunggu verifikasi dari pengurus notifikasi akan dikirim ke email yang kamu daftarkan

 

💡 Tips : Sebelum Mendaftar

Pastikan STR Bidan kamu masih berlaku sebelum mendaftar. Jika STR sudah habis masa berlakunya, proses pendaftaran KTA bisa terhambat karena STR aktif adalah salah satu syarat utama keanggotaan IBI.

 

Program Pendidikan Berkelanjutan IBI untuk Bidan Profesional

Salah satu kewajiban bidan yang ingin memperpanjang STR adalah memenuhi poin SKP yang ditetapkan oleh Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI). Di sinilah peran ikatanbidanindonesia.id menjadi sangat strategis: portal ini menjadi pintu utama untuk mengikuti program CPD (Continuing Professional Development) yang poin SKP-nya langsung terakumulasi di akun anggota.

Jenis kegiatan yang bisa diikuti dan menghasilkan SKP antara lain seminar dan webinar kebidanan, workshop praktik klinis, pelatihan pengendali pelatihan (TPK), penelitian kebidanan yang dipublikasikan, hingga kegiatan pengabdian masyarakat yang dikoordinasi IBI.

Yang menarik dari sistem di ikatanbidanindonesia.id adalah transparansinya: bidan bisa melihat secara real-time berapa poin SKP yang sudah terkumpul, kapan kegiatan selanjutnya tersedia, dan berapa lagi yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat perpanjangan STR. Tidak ada lagi kepanikan menghitung poin di akhir periode.

Struktur Organisasi IBI yang Perlu Kamu Ketahui

Memahami struktur IBI penting, terutama bagi bidan yang baru bergabung, karena keanggotaan dan koordinasi program dilakukan berjenjang dari pusat hingga cabang. Portal ikatanbidanindonesia.id juga menyediakan direktori kontak untuk tiap tingkatan pengurus:

Pengurus Pusat (PP IBI)

Berada di Jakarta, PP IBI dipimpin oleh Ketua Umum dan bertanggung jawab atas kebijakan organisasi secara nasional. PP IBI adalah yang menerbitkan kebijakan, regulasi internal, dan program kerja yang berlaku untuk seluruh Indonesia. Seluruh informasi kebijakan terbaru bisa diakses melalui ikatanbidanindonesia.id.

Pengurus Daerah (PD IBI)

PD IBI berkedudukan di tingkat provinsi dan bertugas mengkoordinasikan program serta kebijakan PP IBI di wilayahnya masing-masing. PD IBI juga menyelenggarakan pelatihan regional yang lebih dekat dan relevan dengan kondisi daerah.

Pengurus Cabang (PC IBI)

PC IBI adalah ujung tombak organisasi di tingkat kabupaten/kota. Bidan yang baru mendaftar anggota biasanya akan berkoordinasi dengan PC IBI setempat untuk proses verifikasi dan pembinaan. PC IBI juga sering menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pertemuan rutin anggota di tingkat lokal.

Mengapa ikatanbidanindonesia.id Penting untuk Bidan Indonesia?

Ada bidan yang menganggap keanggotaan IBI hanya sekadar kewajiban administratif. Tapi kalau dilihat lebih jauh, ikatanbidanindonesia.id menyediakan manfaat nyata yang langsung berdampak pada karier dan perlindungan profesional seorang bidan.

KESIMPULAN 

ikatanbidanindonesia.id bukan sekadar website profil organisasi. Ini adalah ekosistem digital yang dibangun untuk menopang seluruh perjalanan profesional seorang bidan dari pendaftaran anggota pertama kali, pengembangan kompetensi lewat ODELIA, akumulasi SKP untuk perpanjangan STR, hingga konsultasi masyarakat melalui Telebidan.

Dengan sejarah panjang lebih dari 70 tahun dan transformasi digital yang sedang berjalan, IBI lewat portal ikatanbidanindonesia.id membuktikan diri sebagai organisasi profesi yang relevan dan adaptif. Bagi bidan Indonesia, aktif di IBI dan memanfaatkan layanan digital yang tersedia bukan hanya soal memenuhi kewajiban ini tentang berinvestasi dalam kualitas profesi yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak di seluruh Indonesia.

Kalau kamu bidan yang belum terdaftar atau sudah lama tidak memperbarui keanggotaan, ini saat yang tepat untuk mengakses ikatanbidanindonesia.id dan mulai prosesnya hari ini.

Ada pertanyaan tentang cara mendaftar di ikatanbidanindonesia.id atau pengalaman menggunakan layanan KTA Online, ODELIA, maupun Telebidan ? Bagikan di kolom komentar pertanyaan dan cerita kamu bisa sangat membantu bidan lain yang sedang dalam proses yang sama.

Kalau artikel ini bermanfaat, bagikan ke rekan – rekan bidan atau mahasiswa kebidanan yang mungkin belum tahu tentang layanan digital IBI. Makin banyak bidan yang memanfaatkan platform ini, makin kuat pula jaringan profesi kebidanan Indonesia. 💚

FAQ – PERTANYAAN SEPUTAR ikatanbidanindonesia.id 

1. Apa itu ikatanbidanindonesia.id dan untuk siapa website ini ?

ikatanbidanindonesia.id adalah portal resmi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pusat. Website ini ditujukan untuk dua kelompok utama: (1) bidan aktif dan calon anggota IBI yang membutuhkan layanan keanggotaan, pelatihan, dan informasi profesi; dan (2) masyarakat umum yang ingin mengakses informasi seputar kebidanan atau menggunakan layanan konsultasi Telebidan.

2. Bagaimana cara mendaftar anggota IBI lewat ikatanbidanindonesia.id ?

Pendaftaran dilakukan melalui fitur KTA Online di ikatanbidanindonesia.id. Bidan perlu menyiapkan ijazah kebidanan, STR aktif, KTP, dan pas foto digital. Setelah mengisi formulir dan mengunggah dokumen, proses pembayaran iuran dilakukan secara online. Verifikasi akan dilakukan oleh pengurus dan notifikasi dikirim via email setelah proses selesai.

3. Apa itu ODELIA dan apa bedanya dengan platform belajar online biasa ?

ODELIA (Online Data Education Learning IBI Application) adalah platform pembelajaran yang dirancang khusus untuk bidan Indonesia. Bedanya dengan platform umum seperti Udemy atau Coursera adalah: materi ODELIA spesifik pada kompetensi kebidanan dan sistem poin SKP-nya terintegrasi langsung ke profil anggota IBI sangat berguna untuk proses perpanjangan STR Bidan.

4. Apakah masyarakat umum bisa menggunakan layanan di ikatanbidanindonesia.id ?

Ya. Meskipun banyak fitur di ikatanbidanindonesia.id ditujukan untuk anggota IBI, layanan Telebidan terbuka untuk masyarakat umum. Melalui Telebidan, ibu hamil, ibu menyusui, atau siapapun yang butuh informasi seputar kesehatan reproduksi bisa berkonsultasi langsung dengan bidan profesional bersertifikat IBI, kapan saja dan di mana saja.

5. Apakah SKP dari ODELIA diakui untuk perpanjangan STR Bidan ?

Ya, poin SKP yang diperoleh dari kegiatan resmi IBI — termasuk melalui platform ODELIA di ikatanbidanindonesia.id diakui oleh Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) sebagai bukti pemenuhan Continuing Professional Development (CPD). Poin tersebut secara otomatis tercatat di akun anggota dan bisa digunakan saat proses registrasi ulang STR tiba.

Banner Iklan 1
Baca Juga :  Oknum Kades di Purwakarta Sebut Wartawan "Preman" karena Pemberitaan soal Transparansi Pembangunan
Banner Iklan Harianesia 120x600