Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

17 Tim Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT Ke-2 Senayan Old Star (SOS) di Ciledug

×

17 Tim Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT Ke-2 Senayan Old Star (SOS) di Ciledug

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Ciledug – Sebanyak 17 tim sepak bola U-50 turut serta dalam turnamen yang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Senayan Old Star (SOS). Acara olahraga rakyat ini diselenggarakan di Lapangan Ifa Galapuri, Ciledug, Tangerang, dan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan ulang tahun tim. Turnamen ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara para legenda sepak bola Indonesia dan para penggemar olahraga ini.

Ketua tim Senayan Old Star, Bapak Yusuf Muhamad Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah yang positif bagi para pecinta sepak bola untuk berkumpul dan menjalin persahabatan.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Ketua Panitia HUT SOS ke-2, Juninho, menjelaskan bahwa partisipasi 17 tim menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap sepak bola. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan antar pemain legenda dan warga.

Baca Juga :  Ketum BKN Gus Rofi'i : "Usut Tuntas Judi Online Sampai Ke Akar-akarnya"

“Dengan adanya turnamen ini, kami ingin menjadikan momentum HUT SOS ke-2 sebagai ajang kebersamaan, sportivitas, dan semangat juang. Semoga dari sini, para legenda pemain dan warga yang gemar sepak bola dapat mempererat hubungan dan menjaga kebugaran tubuh,” ujar Bapak Yusuf Muhamad Aziz, Ketua SOS, pada Sabtu (29/11/2025).

Turnamen ini diperkirakan akan berlangsung selama dua hari dengan sistem pembagian grup. Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak gugur. Panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi para juara, serta hadiah khusus untuk pencetak gol terbanyak (Top Score). Setiap pertandingan diharapkan menjadi tontonan menarik yang menambah semarak suasana perayaan ulang tahun tim tahun ini.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Tinjau Penertiban Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Bangka Tengah Bangka Tengah – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung operasi penertiban tambang timah ilegal yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Dusun Nadi, Bangka Tengah, Rabu (19/11/2025). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah memperketat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan hutan produksi—wilayah yang seharusnya dilindungi dari eksploitasi tanpa izin. Dalam peninjauan tersebut, Sjafrie menerima laporan bahwa aktivitas penambangan berlangsung di area seluas 262,85 hektare, seluruhnya beroperasi tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH/PPKH). Ketiadaan izin tersebut menguatkan dugaan bahwa praktik tambang ilegal ini telah berlangsung lama dan dilakukan secara terorganisir dengan dukungan peralatan berat. “Penertiban ini bukan sekadar persoalan administrasi. Ini menyangkut keamanan, kerusakan lingkungan, dan tata kelola sumber daya alam yang wajib dipatuhi,” tegas Sjafrie saat meninjau lokasi. Satgas PKH melaporkan sejumlah titik tambang sudah ditutup, sementara alat berat diamankan sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Pemerintah pusat juga menegaskan akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan aparat penegak hukum guna memastikan aktivitas ilegal tidak kembali muncul. Di Kepulauan Bangka Belitung—wilayah yang sejak lama berada dalam tekanan eksploitasi pertambangan—langkah penertiban ini menjadi ujian konsistensi negara dalam menjaga kawasan hutan produksi dari alih fungsi ilegal. Sejumlah penelitian lembaga independen juga mencatat bahwa aktivitas tambang ilegal berkontribusi signifikan terhadap sedimentasi sungai, penurunan kualitas tanah, hingga memicu konflik lahan dengan masyarakat sekitar. Kementerian Pertahanan memastikan operasi penertiban akan dilanjutkan hingga seluruh wilayah bermasalah benar-benar bersih dari aktivitas ilegal. “Kita ingin memastikan kawasan ini kembali pada fungsi ekologisnya dan aturan negara ditegakkan tanpa kompromi,” ujar Sjafrie. (HR)

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena tidak hanya menghidupkan olahraga sepak bola di tingkat lokal, tetapi juga memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman,” kata Ketua Panitia, Bapak Juninho.

(Dian/Levi)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600