TNI-POLRI

Terima Kasih Polda Jateng, Fasilitas Nyaman Valet Ride Polres Brebes Bikin Bocah Tertidur Nyenyak Saat Tunggu Keberangkatan

Brebes – Suasana hangat dan penuh cerita mewarnai Pos Pelayanan Valet Ride Polda Jawa Tengah di Brebes pada Senin (16/3/2026). Seorang bocah pemudik yang hendak pulang kampung ke Sragen bersama kedua orang tuanya tampak tertidur nyenyak di ruang tunggu saat menanti jadwal keberangkatan bus.

Bocah berusia 8 tahun tersebut merupakan anak dari Bapak Kino, pemudik asal Jakarta yang memanfaatkan program Valet Ride Mudik Gratis Polda Jawa Tengah. Program ini memberikan fasilitas pengangkutan sepeda motor menggunakan kendaraan towing, sementara para pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman menggunakan bus yang aman dan nyaman.

Saat menunggu keberangkatan kloter kedua yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB, kondisi siang hari di Brebes terasa cukup terik. Namun suasana tersebut tidak dirasakan para pemudik karena ruang tunggu di Pos Yan Valet Ride Brebes disiapkan dengan fasilitas yang nyaman dan sejuk.
Ruang tunggu ber-AC yang bersih dan tertata rapi, dilengkapi berbagai fasilitas hiburan, membuat para pemudik dapat beristirahat dengan tenang sebelum melanjutkan perjalanan. Dalam suasana yang nyaman tersebut, sang bocah pun tertidur pulas sambil menunggu waktu keberangkatan.

Momen ini menjadi gambaran sederhana bagaimana fasilitas yang disediakan dalam layanan Valet Ride benar-benar menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Program Valet Ride menjadi solusi bagi para pemudik sepeda motor yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh dengan risiko kelelahan di jalan. Melalui layanan ini, sepeda motor pemudik diangkut menggunakan kendaraan towing, sementara para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan menggunakan bus.

“Motor tetap ikut pulang ke kampung, tapi kami tidak perlu capek naik motor jauh-jauh,” ungkap Pak Kino.

Selain fasilitas transportasi gratis, para pemudik juga mendapatkan berbagai layanan pendukung seperti snack gratis selama perjalanan, layanan kesehatan gratis, hingga layanan pijat bagi pemudik yang ingin melepas penat sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk meningkatkan kenyamanan, Pos Yan Valet Ride Brebes juga dilengkapi dengan ruang tunggu ber-AC, area bermain anak, fasilitas hiburan seperti PlayStation, serta tempat ibadah yang bersih dan nyaman.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menjelaskan bahwa layanan Valet Ride merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Tengah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Melalui layanan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Para pemudik dapat beristirahat dengan tenang selama perjalanan, sementara sepeda motor mereka tetap dapat dibawa hingga ke kampung halaman,” jelasnya. Senin (16/3)

Baca Juga :  Angkringan Ojol Presisi: Dari Meja Angkringan, Polres Sragen Hadirkan Edukasi Lalu Lintas Humanis di Operasi Lilin 2025 SRAGEN, JATENG – Suasana berbeda tampak di Pos Terpadu Operasi Lilin 2025 Polres Sragen, Rabu (24/12/2025). Di tengah padatnya arus lalu lintas dan kesibukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, jajaran Polres Sragen menghadirkan sebuah terobosan humanis bertajuk “Angkringan Ojol Presisi”. Melalui program ini, Polres Sragen menyapa langsung para pengemudi ojek online (ojol) dengan pendekatan yang sederhana namun sarat makna, duduk bersama di meja angkringan, menikmati hidangan gratis, sembari berdialog santai tentang keselamatan berlalu lintas. Kegiatan yang digelar dalam dua sesi, yakni pukul 16.00–17.30 WIB dan 18.00–20.00 WIB tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiasari bersama Wakapolres serta pejabat utama Polres Sragen, khususnya jajaran Satuan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tiro Satria Leksono, menegaskan bahwa Angkringan Ojol Presisi merupakan wujud nyata transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. “Kami ingin mengubah stigma penilangan menjadi pengayoman. Edukasi lalu lintas tidak harus selalu formal, tapi bisa disampaikan secara humanis, hangat, dan lebih diterima masyarakat. Dari meja angkringan inilah, pesan keselamatan kami sampaikan,” ujar Iptu Kukuh. Menurutnya, pengemudi ojol memiliki peran strategis sebagai pengguna jalan yang intensitas mobilitasnya tinggi. Oleh karena itu, dialog dua arah menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi, keluhan, serta masukan langsung dari para driver terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen. Selain edukasi keselamatan berkendara, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan sinergitas antara Polri dan komunitas ojol. Para driver tampak antusias mengikuti kegiatan, menyampaikan pengalaman di lapangan, sekaligus mendapatkan imbauan penting terkait tertib berlalu lintas selama masa Operasi Lilin 2025. Lebih dari sekadar berbagi makanan, Angkringan Ojol Presisi menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, hadir, mendengar, dan melayani dengan hati. Melalui inovasi ini, Polres Sragen berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Operasi Lilin 2025 pun tak hanya menjadi momentum pengamanan, tetapi juga ruang membangun kepercayaan publik melalui sentuhan kemanusiaan.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa program Valet Ride merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama mudik Lebaran.

“Program Valet Ride ini dihadirkan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor agar dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Dengan fasilitas yang disediakan, pemudik dapat beristirahat dengan baik selama perjalanan, sementara kendaraan mereka tetap sampai di kampung halaman,” ujar Kombes Pol Artanto.

Mariyo

Exit mobile version