TNI-POLRI

Sinergi Polres Boyolali dan Mafindo Gelar Pelatihan AI Ready ASEAN bagi Pelajar Boyolali

Dalam rangka meningkatkan literasi digital serta menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi, Polres Boyolali melalui Sat Binmas bekerja sama dengan Mafindo menyelenggarakan Pelatihan AI Ready ASEAN bagi perwakilan siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Boyolali. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Bhara Merapi Polres Boyolali.

Kegiatan dihadiri Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Boyolali, Kasat Binmas Polres Boyolali AKP Joni Aryanto, PIC Mafindo Santo Ari Wibowo beserta tim trainer, serta para siswa-siswi peserta pelatihan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan sambutan dari Kapolres Boyolali dan perwakilan Dinas Pendidikan. Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis kaos pelatihan kepada perwakilan siswa, sesi foto bersama, serta penyampaian materi dan sesi tanya jawab interaktif.

Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali menegaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan. Generasi muda diharapkan mampu beradaptasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan teknologi seperti deepfake dan penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan tindak kejahatan.

Perwakilan Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan kreator yang memanfaatkan AI untuk hal positif dan produktif.

Materi pelatihan meliputi pengenalan kecerdasan buatan, teknik komunikasi dengan AI, dampak positif dan negatif AI, etika penggunaan teknologi, privasi dan keamanan digital, serta peluang karier di era kecerdasan buatan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui pelatihan ini diharapkan para pelajar Kabupaten Boyolali menjadi generasi yang cerdas, kritis, beretika digital, serta mampu menangkal hoaks dan penyalahgunaan teknologi di era digital.

Mariyo

Exit mobile version