SEMARANG_HARIANESIA.COM_Hitung mundur menuju perhelatan e-sport terbesar di Jawa Tengah resmi dimulai. Tinggal tujuh hari lagi, para atlet terbaik hasil seleksi Kapolrestabes Semarang Cup 2026 akan berangkat membawa nama besar Polrestabes Semarang dan Kota Semarang dalam ajang Kapolda Jateng Cup 2026 yang akan digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Karanganyar.
Turnamen bergengsi tersebut akan mempertemukan para juara Kapolres Cup dari seluruh wilayah Jawa Tengah dalam kompetisi Mobile Legends yang kompetitif dan sarat gengsi. Tidak hanya menyajikan pertandingan tingkat tinggi, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan berbagai hiburan menarik mulai dari lomba foto Instagram, photobooth 360° dan AI, fun games, cosplay performance, penampilan live band Soulgroove hingga beragam doorprize bagi para pengunjung.
Bagi Kota Semarang, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar mengikuti sebuah kompetisi. Lebih dari itu, menjadi momentum membanggakan yang menunjukkan bahwa generasi muda Kota Atlas mampu berprestasi dan bersaing di tingkat provinsi hingga nasional melalui jalur e-sport yang positif dan produktif.
Para atlet yang akan bertanding merupakan hasil seleksi ketat melalui Kapolrestabes Semarang Cup 2026 yang diselenggarakan sejak 12 April dan 24 Mei 2026. Kompetisi tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta terbaik yang nantinya akan mewakili Kota Semarang pada level yang lebih tinggi.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan bahwa Polrestabes Semarang memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet yang akan bertanding membawa nama Kota Semarang di tingkat provinsi.
“Kapolrestabes Semarang Cup bukan hanya sebuah turnamen, tetapi juga wadah untuk menemukan, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang e-sport. Kami bangga karena para pemain yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Kota Semarang yang akan berjuang membawa nama daerah di ajang Kapolda Jateng Cup 2026,” ujar Kompol Riki.
Menurutnya, perkembangan e-sport saat ini telah menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, disiplin, kerja sama tim, dan semangat kompetisi yang sehat. Oleh karena itu, Polrestabes Semarang berkomitmen mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah.
Tim Kota Semarang yang akan berlaga diperkuat oleh atlet-atlet berpengalaman. Pada kategori umum, terdapat lima pemain terbaik yang sebagian besar memiliki rekam jejak prestasi nasional bahkan internasional.
Di antaranya terdapat dua mantan pemain profesional Mobile Development League (MDL) Indonesia yaitu Dimas Bayu dan Nabeel Dewangga, serta satu mantan pemain Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia yaitu Bernard.
Ketiga pemain tersebut juga pernah menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah pada ajang PON Aceh. Selain itu, Dimas Bayu bersama Dazwa Bintang juga pernah mengharumkan nama Indonesia sebagai perwakilan dalam kompetisi internasional Oppo Hyper Legend Cup x MSC 2026 di Malaysia.
Sementara pada kategori pelajar, Kota Semarang diperkuat oleh lima siswa berprestasi yang berasal dari sejumlah sekolah unggulan, yakni Rama Aldy Wijaya dari SMAN 14 Semarang, Helmi Yulianto dan Stefano Ghaeran Prayitno dari SMAN 15 Semarang, Marvell Aldian Wincent dari SMA Kolese Loyola Semarang, serta Darrel Pradipta Irwan Syahputra dari SMA Kesatrian 1 Semarang.
Kehadiran para pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa regenerasi atlet e-sport di Kota Semarang berjalan dengan baik. Mereka tidak hanya membawa kemampuan bermain yang mumpuni, tetapi juga semangat juang dan kebanggaan untuk mengharumkan nama sekolah, keluarga, serta daerah asalnya.
Ketua Bidang Kompetisi ESI Kota Semarang, Yustinus Yoseano, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian kompetisi e-sport yang telah memberikan ruang bagi para atlet muda untuk berkembang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya event e-sport ini. Harapannya melalui kegiatan seperti ini Kota Semarang dapat terus melahirkan atlet-atlet e-sport yang mampu bersaing hingga tingkat internasional dan membawa kebanggaan bagi daerah maupun Indonesia,” ungkap Yustinus.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh atlet yang akan bertanding mewakili Kota Semarang.
“Teruslah berlatih dan perkuat bonding tim. Kalau soal skill dan kemampuan bermain saya yakin sudah sangat memadai. Yang paling penting adalah kekompakan, komunikasi, dan kebersamaan antar pemain. Karena kemenangan besar lahir dari tim yang solid,” pesannya.
Kapolda Jateng Cup 2026 juga menjadi gerbang menuju kompetisi yang lebih tinggi. Para atlet terbaik nantinya akan diproyeksikan mengikuti Kapolri Cup Mobile Legends: Bang Bang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026.
Dukungan masyarakat Kota Semarang menjadi energi tambahan bagi para atlet yang akan bertanding. Mereka bukan hanya membawa identitas tim, tetapi juga membawa harapan, kebanggaan, dan semangat seluruh warga Kota Atlas untuk tampil terbaik di panggung e-sport Jawa Tengah.
Kini, tujuh hari menjelang pertandingan, semangat para atlet terus menyala. Kota Semarang siap mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk berjuang, berprestasi, dan membuktikan bahwa talenta muda daerah mampu bersinar hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Mariyo
